Media Pendidikan – 14 Juni 2026 | RRI.CO.ID, Jakarta – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo meminta penanganan jangka panjang untuk Tanjakan Kedabuhan di jalur penghubung Aceh-Sumatra Utara. Tujuan utamanya adalah meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan mendukung kelancaran distribusi logistik di Kawasan Barat Indonesia tersebut.
Menteri Dody menyatakan bahwa kondisi geometrik Tanjakan Kedabuhan cukup curam dan berpotensi menghambat kendaraan berat. Oleh karena itu, Kementerian PU meminta kajian teknis segera disiapkan untuk menentukan solusi penanganan yang tepat.
Menteri Dody meminta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Aceh untuk menyiapkan desain penanganan secara komprehensif. Ia juga meminta penyusunan kajian yang melibatkan Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan.
Dody juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam penyusunan rencana penanganan. Menurutnya, koordinasi juga diperlukan dengan kepolisian dan instansi perhubungan untuk memetakan pola pergerakan kendaraan serta titik rawan kecelakaan.
Salah satu lokasi yang ditinjau oleh Menteri Dody adalah Tanjakan Kedabuhan, yang merupakan salah satu titik kritis di jalur penghubung Aceh-Sumatra Utara. Pemerintah berharap dengan adanya penanganan titik-titik kritis ini dapat memperkuat konektivitas wilayah dan memperlancar distribusi logistik.
Upaya ini juga diharapkan dapat meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan mendukung kelancaran distribusi logistik di Kawasan Barat Indonesia tersebut.


Komentar