Media Pendidikan – 10 Juni 2026 | Pemerintah Amerika Serikat telah memperluas daftar hitam perusahaan asal China yang dinilai memiliki keterkaitan dengan militer negara tersebut.
Daftar hitam ini mencakup perusahaan ternama seperti BYD, Nio, dan Alibaba, yang diduga memiliki hubungan dengan militer China.
Pada tahun 2022, Amerika Serikat telah menambahkan beberapa perusahaan China ke dalam daftar hitam mereka.
Perluasan daftar hitam ini merupakan bagian dari upaya Amerika Serikat untuk membatasi kemampuan ekonomi China dan menghambat pengembangan teknologi militer mereka.
Daftar hitam ini juga mencakup perusahaan yang memiliki hubungan dengan militer China melalui investasi, kerja sama, atau pengiriman teknologi.
Amerika Serikat telah mengambil langkah-langkah untuk membatasi kemampuan ekonomi China dan menghambat pengembangan teknologi militer mereka.
Perluasan daftar hitam ini juga merupakan bagian dari upaya Amerika Serikat untuk mempertahankan keamanan nasional mereka dan menghindari kemungkinan ancaman dari China.


Komentar