Media Pendidikan – 03 Juni 2026 | RRI.CO.ID, Jenewa – Organisasi Internasional untuk Migrasi (IOM) mendesak pemerintah untuk memperkuat koordinasi lintas batas guna mengendalikan wabah Ebola yang sedang berlangsung.
Seruan tersebut juga ditujukan kepada mitra internasional di tengah penyebaran penyakit di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Uganda.
Dalam pernyataannya, Selasa, 2 Juni 2026, IOM memperingatkan bahwa penutupan perbatasan saja tidak cukup untuk menghentikan penyebaran virus.
Badan PBB tersebut menilai kebijakan itu dapat mendorong masyarakat menggunakan jalur-jalur tidak resmi untuk bepergian.
Jalur yang lebih sulit dipantau tersebut berpotensi meningkatkan risiko penularan penyakit.
Ugochi Daniels, Wakil Direktur Jenderal Operasi IOM, menegaskan bahwa wabah penyakit menular tidak mengenal batas negara.
Daniels mengatakan masyarakat tetap akan melakukan perjalanan meskipun perbatasan ditutup.
Ia menilai pendekatan efektif adalah memastikan mobilitas penduduk tetap dapat dipantau, aman, dan berada dalam pengawasan kesehatan yang memadai.
Banyak perjalanan dilakukan melalui jalur informal yang lebih sulit diawasi oleh otoritas kesehatan dan keamanan.


Komentar