Media Pendidikan – 31 Mei 2026 | Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) meminta guru dan orang tua untuk aktif mendampingi anak di ruang digital. Hal ini dilakukan untuk melindungi anak dari ancaman informasi palsu (hoaks) dan manipulasi konten berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) yang semakin marak di internet.
Boni mengatakan, "Guru bukan hanya menyampaikan ilmu pengetahuan, tapi juga pendamping dan pembentuk karakter anak dalam menghadapi dinamika di era digital. Inklusifitas bukan hanya menghadirkan konektivitas, tetapi memastikan setiap anak memiliki kesempatan sama untuk belajar, berpartisipasi, berekspresi, dan terlindungi di ruang digital."
Dalam perkembangan teknologi digital saat ini, para guru dan orang tua menjadi gerbang utama dalam memberikan pendampingan. Mereka harus membagikan kepada anak didik mengenai bagaimana membedakan hal-hal positif dan negatif, khususnya informasi yang tidak benar.


Komentar