Ekonomi
Beranda » Berita » Kampung Nelayan Merah Putih Sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Kampung Nelayan Merah Putih Sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Kampung Nelayan Merah Putih Sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi Pesisir
Kampung Nelayan Merah Putih Sebagai Mesin Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Media Pendidikan – 29 Mei 2026 | Presiden RI Prabowo Subianto telah menargetkan pembangunan 5.000 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) dalam tiga tahun ke depan. Dari jumlah tersebut, 1.386 di antaranya ditargetkan diresmikan pada tahun ini.

KNMP bukan sekadar proyek membangun dermaga atau mengecat kampung nelayan agar terlihat lebih rapi. Program ini sebenarnya sedang mencoba membangun sesuatu yang jauh lebih besar, yakni ekosistem ekonomi baru berbasis pesisir.

Baca juga:

Salah satu perubahan paling konkret yang dibawa program ini adalah pergeseran teknologi pendinginan. Selama puluhan tahun, nelayan Indonesia mengandalkan balok es yang dihancurkan untuk menjaga kesegaran ikan. Cara lama ini efektif dalam kondisi minimal, tetapi tidak cukup untuk bersaing di pasar yang menuntut kualitas tinggi.

“Dengan menggunakan teknologi slurry ice, kualitas ikan dapat dijaga lebih lama dan merata,” kata Doni Ismanto Darwin, Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan Bidang Kerjasama dan Hubungan Kelembagaan.

Baca juga:

Program KNMP dan Koperasi Desa Merah Putih kini diproyeksikan membuka ribuan lapangan kerja baru. Mulai dari pengelola koperasi, operator cold storage, tenaga logistik, operator SPBUN, teknisi mesin, pekerja distribusi hasil laut, hingga pengelola sentra kuliner pesisir.

KKP memproyeksikan program ini mampu menyerap sekitar 50 ribu tenaga kerja, dan mendorong rata-rata pendapatan nelayan naik lebih dari dua kali lipat kondisi rata-rata saat ini.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *