Media Pendidikan – 24 Mei 2026 | Taksi Green SM di sorot karena kurangnya pelatihan sopirnya. Setelah kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, perusahaan ini bekerja sama dengan Korlantas Polri untuk membuat program pelatihan lanjutan.
Soerjanto Tjahjono, Ketua KNKT, menyoroti pola perekrutan serta minimnya edukasi teknis kendaraan yang diberikan kepada sopir oleh perusahaan taksi Green SM.
Green SM memiliki 9.995 unit armada, dengan rasio kendaraan dan pengemudi 1:1,5. Perusahaan ini akan terus meningkatkan pelatihan para sopir mereka.
Program pelatihan lanjutan ini bertujuan memperkuat keterampilan berkendara aman dan meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas di kalangan pengemudi.
Tertabraknya taksi Green SM ini berujung pada kecelakaan KRL vs KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Insiden itu menewaskan 16 orang.


Komentar