Media Pendidikan – 23 Mei 2026 | Warga Desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan, digegerkan dengan penemuan sesosok jasad anak perempuan di pinggir jalan desa setempat, Jumat (22/5) dini hari. Jasad bocah tersebut pertama kali ditemukan warga yang hendak menunaikan salat Subuh.
Awalnya, warga mengira benda terbungkus kain putih itu hanyalah tumpukan sampah. Setelah didekati, warga melihat bagian tubuh manusia dan langsung melaporkan temuan tersebut kepada perangkat desa serta pihak kepolisian.
Kapolsek Katibung, Iptu Dita Hidayatullah, mengatakan korban diperkirakan berusia sekitar 11 hingga 13 tahun. Hingga kini identitas korban belum diketahui. “Korban masih anak-anak sehingga belum memiliki rekam sidik jari yang bisa dilacak,” kata dia.
Di sekitar lokasi penemuan, polisi menemukan sejumlah obat-obatan, perlengkapan infus, minyak urut, serta secarik surat yang diduga ditulis orang tua korban. Dalam surat tersebut, orang tua korban menyebut anak mereka meninggal akibat penyakit diabetes dan mengaku tidak mampu memakamkan korban secara layak karena terlantar di Lampung usai ditipu.
Temuan surat itu memantik empati warga sekitar. Bersama perangkat desa dan aparat setempat, masyarakat bergotong royong mengurus proses pemakaman korban.
Sementara itu, polisi mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung untuk dilakukan visum. Iptu Dita menjelaskan, kondisi fisik korban menunjukkan tanda-tanda telah lama menderita penyakit berat.


Komentar