Media Pendidikan – 16 Mei 2026 | Rusia melalui perusahaan Joint Stock Company Zarubezhneft (JSC Zarubezhneft) menyatakan kesiapan untuk melanjutkan proyek Blok Tuna di Laut Natuna pada Juni 2026. Hal ini dibahas dalam pertemuan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot, dengan jajaran Zarubezhneft di Rusia.
Yuliot menyatakan, “Kami bertemu dengan Zarubezhneft dan membahas kelanjutan proyek Blok Tuna yang masih tertunda. Zarubezhneft menyatakan komitmennya untuk melanjutkan proyek tersebut pada Juni bulan depan. Pemerintah akan memberikan dukungan untuk kelanjutan proyek ini.”
Zarubezhneft sendiri mulai masuk ke proyek migas Indonesia sejak mengakuisisi 50 persen participating interest (PI) pada Proyek Tuna melalui anak usahanya, ZN Asia Ltd., pada 2020. Selain melanjutkan Blok Tuna, perusahaan tersebut juga menyatakan minat untuk menggarap proyek migas lain di Indonesia.
Dalam pertemuan itu, Zarubezhneft menawarkan dukungan peningkatan produksi migas melalui penerapan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) dan reaktivasi sumur idle. Upaya tersebut dinilai sejalan dengan target pemerintah untuk meningkatkan lifting minyak dan gas bumi guna mencapai swasembada energi.


Komentar