Media Pendidikan – 14 Mei 2026 | Andrie Yunus, anggota Badan Intelijen Strategis (BAIS) Penyiram Air Keras, mengaku tidak memiliki pengetahuan operasi intelijen. Ia mengaku tidak pernah mendapatkan pelatihan operasi intelijen, sama seperti Terdakwa I dan Terdakwa II Letnan Satu Budhi Hariyanto Widhi.
Andrie Yunus juga mengaku bahwa ia tidak memiliki pengetahuan tentang metode dan teknik operasi intelijen. Ia mengaku hanya memiliki pengetahuan tentang teori dan konsep intelijen, tetapi tidak memiliki pengetahuan tentang cara menerapkannya dalam operasi.
Keadaan ini menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan negara dan kinerja BAIS. BAIS diberi tugas untuk mengumpulkan dan menganalisis informasi intelijen untuk mendukung keputusan pemerintah. Namun, jika anggota BAIS tidak memiliki pengetahuan operasi intelijen, maka keamanan negara dan kinerja BAIS dapat terganggu.
Andrie Yunus mengaku bahwa ia akan berusaha meningkatkan pengetahuannya tentang operasi intelijen dan akan berpartisipasi dalam pelatihan dan pengembangan diri untuk meningkatkan kinerja BAIS.


Komentar