Media Pendidikan – 12 Mei 2026 | Rupiah anjlok menjadi Rp 17.517 per dolar AS. Menanggapi hal ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan bahwa pemerintah akan membantu Bank Indonesia (BI) dengan masuk ke pasar obligasi mulai besok.
Purbaya menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Ia mengatakan, “Kita membantu BI lah sedikit-sedikit kalau bisa. Kita intervensi bond market supaya yield-nya enggak naik terlalu tinggi. Kalau yield-nya naik terlalu tinggi artinya apa? Asing yang pegang bond di sini kan ada capital loss, dia akan keluar.”
Purbaya juga menyebutkan bahwa mekanisme yang akan digunakan kurang lebih serupa dengan buyback obligasi. Ia berharap bahwa dengan langkah ini, investor asing akan tetap bertahan atau kembali masuk sehingga dapat membantu penguatan rupiah.
Nilai tukar rupiah yang melemah 103 poin ke level Rp 17.517 per dolar AS pada pukul sekitar 10.18 WIB menjadi perhatian serius. Purbaya berharap bahwa dengan bantuan pemerintah, kondisi pasar obligasi dapat dijaga sehingga rupiah dapat menguat kembali.


Komentar