Daerah
Beranda » Berita » Gangguan KRL Tanah Abang Hanya Sampai Kebayoran, Penumpang Dihimbau Cari Alternatif

Gangguan KRL Tanah Abang Hanya Sampai Kebayoran, Penumpang Dihimbau Cari Alternatif

Gangguan KRL Tanah Abang Hanya Sampai Kebayoran, Penumpang Dihimbau Cari Alternatif
Gangguan KRL Tanah Abang Hanya Sampai Kebayoran, Penumpang Dihimbau Cari Alternatif

Media Pendidikan – 04 Mei 2026 | Senin sore, 4 Mei 2026, layanan KRL Commuter Line lintas Tanah Abang‑Rangkasbitung terganggu akibat masalah pada Listrik Aliran Atas (LAA) di segmen antara Stasiun Jurangmangu dan Stasiun Pondok Ranji. Akibatnya, kereta hanya dapat melanjutkan perjalanan sampai Stasiun Kebayoran, meninggalkan rute selanjutnya tidak beroperasi.

Gangguan muncul sekitar pukul 16.30 WIB, saat volume penumpang pada jam pulang kerja sedang memuncak. PT Kereta Api Indonesia (KAI) segera menginformasikan melalui media sosial resmi bahwa perbaikan LAA sedang dikerjakan, namun diperkirakan layanan penuh belum dapat dipulihkan hingga malam hari. Penumpang yang berada di dalam kereta pada saat gangguan diminta turun di Kebayoran dan melanjutkan perjalanan dengan moda transportasi alternatif.

Baca juga:

“Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi dan sedang berupaya memperbaiki jaringan listrik secepat mungkin,” ujar seorang juru bicara PT KAI dalam pernyataan tertulis. Ia menambahkan bahwa tim teknisi telah berada di lokasi sejak sore hari untuk mengidentifikasi penyebab pasti dan mengganti komponen yang rusak.

Penumpang yang menunggu di Stasiun Kebayoran melaporkan kepadatan yang tinggi di area pintu keluar. Salah satu penumpang, Budi Santoso (38), mengungkapkan, “Saya harus menunggu hampir satu jam untuk mendapatkan bus, padahal biasanya perjalanan pulang hanya 30 menit.” Situasi serupa terjadi di Stasiun Pondok Ranji, di mana sejumlah penumpang memilih naik angkutan kota atau ojek online.

Baca juga:

Gangguan LAA ini bukan yang pertama kali terjadi pada jaringan KRL di wilayah Jakarta. Pada tahun-tahun sebelumnya, beberapa insiden serupa melibatkan gangguan kelistrikan atau kerusakan sinyal, yang biasanya memakan waktu 2‑4 jam untuk diperbaiki. PT KAI menegaskan komitmen untuk meningkatkan keandalan jaringan listrik melalui program modernisasi infrastruktur, termasuk pemasangan sistem backup yang lebih handal.

Sementara perbaikan masih berlangsung, PT KAI menghimbau penumpang untuk memantau informasi resmi melalui aplikasi KAI Access, situs web, atau akun media sosial. Penumpang juga disarankan menyesuaikan jadwal perjalanan atau menggunakan moda transportasi lain, terutama pada jam sibuk, untuk mengurangi kepadatan di titik-titik transit.

Baca juga:

Jika gangguan tidak dapat diatasi sebelum tengah malam, layanan penuh diperkirakan akan kembali beroperasi pada keesokan harinya. PT KAI berjanji akan memberikan laporan lanjutan mengenai penyebab pasti dan langkah-langkah pencegahan di masa mendatang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *