Media Pendidikan – 04 Mei 2026 | Jakarta – Akun Instagram milik musisi sekaligus anggota DPR Gerindra, Ahmad Dhani, resmi dibekukan setelah ia mengungkap dugaan perselingkuhan seorang wanita dengan bos sebuah stasiun televisi. Penonaktifan akun itu memicu protes keras dari Dhani yang menuding adanya intervensi buzzer dan penyalahgunaan wewenang.
Reaksi dan Tuduhan Dhani
“Pengambilalihan atau pemutusan akses akun Instagram ADP merupakan bentuk penyalahgunaan kekuasaan yang diduga kuat dilakukan oleh oknum pimpinan media TV bekerja sama dengan kelompok buzzer bayaran,” ujar Dhani dalam kutipan yang beredar. Ia menambahkan bahwa langkah tersebut merupakan upaya pengecut untuk menutupi fakta perselingkuhan yang melibatkan Maia Estianty.
Dalam beberapa hari terakhir, Dhani aktif mengkritik cara opini publik digerakkan lewat media sosial. Ia menyebut bahwa dulu penggiringan opini dilakukan lewat infotainment, kini beralih ke platform digital. “Kami tidak akan tinggal diam terhadap upaya pembunuhan karakter ini,” tegasnya.
Penonaktifan akun Instagram terjadi tak lama setelah Dhani tampil di JCC Jakarta, di mana ia menyampaikan pandangannya secara terbuka. Pada saat yang sama, ia juga menghadiri acara siraman putra sulungnya, Al Ghazali, di Pondok Indah, Jakarta Selatan, menunjukkan bahwa kehidupannya tetap berjalan di tengah kontroversi.
Sidang etik di Mahkamah Kehormatan Dewan DPR, yang dihadiri Dhani pada Rabu (7/5/2025) di Kompleks Parlemen Senayan, menambah tekanan politik. Meskipun tidak ada keputusan resmi terkait penonaktifan akun, kehadiran Dhani di sidang tersebut menandakan ia menganggap masalah ini sebagai pelanggaran etika yang melampaui ranah pribadi.
Pengamat media menilai bahwa penonaktifan akun milik tokoh publik seperti Dhani dapat menjadi preseden berbahaya bagi kebebasan berekspresi di era digital. Mereka menyoroti peran buzzer yang sering kali dibayar untuk menyebarkan narasi tertentu, yang menurut Dhani telah memengaruhi keputusan platform sosial dalam menutup akun.
Sejauh ini, Instagram belum mengeluarkan pernyataan resmi mengenai alasan penutupan akun Dhani. Namun, laporan internal menunjukkan bahwa laporan palsu atau pelanggaran kebijakan konten dapat menjadi dasar pemblokiran, meski tidak ada bukti yang dipublikasikan.
Dengan tidak ditemukannya akun resmi Ahmad Dhani di Instagram saat dicek oleh media, pertanyaan mengenai masa depan komunikasinya dengan pendukung tetap terbuka. Dhani berjanji akan mencari jalur hukum jika terbukti adanya tindakan sewenang-wenang.


Komentar