Internasional
Beranda » Berita » Oscars Perluas Kelayakan Film Internasional dan Tegaskan Larangan AI dalam Akting serta Naskah

Oscars Perluas Kelayakan Film Internasional dan Tegaskan Larangan AI dalam Akting serta Naskah

Oscars Perluas Kelayakan Film Internasional dan Tegaskan Larangan AI dalam Akting serta Naskah
Oscars Perluas Kelayakan Film Internasional dan Tegaskan Larangan AI dalam Akting serta Naskah

Media Pendidikan – 03 Mei 2026 | Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS) mengumumkan revisi besar pada peraturan Oscar yang mencakup dua bidang utama: memperluas kelayakan film internasional dan menetapkan larangan tegas terhadap penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam akting serta penulisan naskah. Kebijakan baru ini akan berlaku pada musim penghargaan mendatang, menandai langkah signifikan dalam menanggapi dinamika global dan kemajuan teknologi di industri film.

Perubahan pertama menargetkan kategori internasional. Sebelumnya, film luar negeri hanya dapat bersaing di kategori Best International Feature Film dengan persyaratan bahasa non‑Inggris dan batasan produksi tertentu. Kini, AMPAS membuka peluang bagi film yang diproduksi di lebih dari 70 negara untuk memenuhi syarat di beberapa kategori utama, termasuk penyutradaraan, penulisan naskah, dan akting utama. Dengan memperluas definisi “film internasional”, Academy berharap dapat menampilkan keragaman budaya yang lebih luas di panggung Oscar.

Baca juga:

Sementara itu, aturan tentang AI menjadi fokus utama kedua. Semua film yang diajukan harus memastikan bahwa tidak ada aktor buatan atau karakter yang sepenuhnya dihasilkan oleh AI. Selain itu, naskah harus ditulis secara manusiawi; penggunaan alat AI untuk membantu proses penulisan hanya diperbolehkan bila disertai pengungkapan lengkap dalam dokumentasi resmi. “Kami berkomitmen untuk melindungi integritas penghargaan dan memastikan bahwa kontribusi manusia tetap menjadi inti seni perfilman,” kata juru bicara Academy dalam konferensi pers.

Pengambilan keputusan ini didasarkan pada peningkatan penggunaan teknologi AI dalam produksi film selama beberapa tahun terakhir. Menurut data internal AMPAS, sekitar 30% produksi besar yang masuk dalam pertimbangan tahun lalu melaporkan penggunaan setidaknya satu alat AI, mulai dari efek visual hingga analisis skrip. Academy menilai bahwa tanpa regulasi yang jelas, persaingan dapat terganggu oleh keunggulan teknis yang tidak adil.

Baca juga:

Reaksi dari kalangan industri beragam. Banyak pembuat film internasional menyambut baik kebijakan yang lebih inklusif, menganggapnya sebagai peluang untuk menampilkan karya mereka kepada audiens global. Sebaliknya, sebagian kreator mengkhawatirkan tantangan dalam mengidentifikasi dan melaporkan penggunaan AI, terutama ketika alat tersebut berfungsi sebagai asisten penulisan atau penyunting. Namun, mayoritas setuju bahwa kejelasan aturan akan membantu mengurangi potensi kontroversi di masa depan.

Dengan aturan baru yang telah disahkan, proses seleksi film untuk Oscar ke-96 akan dimulai pada awal tahun depan, mengikuti pedoman yang telah ditetapkan. Academy menegaskan bahwa pemantauan ketat akan dilakukan oleh komite khusus, termasuk audit teknis terhadap materi yang diajukan. Diharapkan, langkah ini akan memperkuat kepercayaan publik terhadap keadilan dan relevansi penghargaan film paling bergengsi di dunia.

Baca juga:

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *