Media Pendidikan – 30 April 2026 | Pada Kamis, 30 April 2026, sebanyak 360 jemaah haji Indonesia yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) YIA 1 resmi meninggalkan kota suci Madinah menuju Makkah. Keberangkatan ini menandai fase penting dalam rangkaian ibadah haji tahun ini, khususnya saat para jamaah bersiap mengambil Miqat di titik Bir Ali yang terletak di luar batas kota Makkah.
Kloter YIA 1, yang merupakan kloter perdana dalam rangkaian keberangkatan haji 2026, berangkat dari Madinah pada pukul 09.00 WIB dengan didampingi rombongan pembina, petugas Kementerian Agama, serta tim medis. Seluruh 360 jamaah, yang sebagian besar berusia antara 30 hingga 55 tahun, telah menjalani serangkaian persiapan fisik, keagamaan, dan administratif selama enam bulan terakhir.
Sesampainya di area Miqat Bir Ali, para jamaah melakukan tahapan niat ihram secara serempak. Proses ini dipimpin oleh para pembina yang memberikan penjelasan singkat mengenai tata cara ihram, serta mengingatkan jamaah untuk menjaga kesabaran dan ketaqwaan selama menunaikan rukun haji. “Kami berharap perjalanan ini berjalan lancar dan selamat,” ujar Ketua Pelaksana Haji Indonesia, menegaskan komitmen pemerintah untuk menjamin keselamatan jamaah selama di Tanah Suci.
Data resmi menunjukkan bahwa dari total 360 jamaah, 352 berhasil menyelesaikan tahapan ihram tanpa kendala medis. Delapan orang mengalami masalah ringan seperti dehidrasi ringan dan langsung diberikan penanganan oleh tim medis di tempat. Seluruh proses pengambilan Miqat dilaksanakan dalam waktu kurang lebih 30 menit, setelah itu rombongan langsung melanjutkan perjalanan menuju Masjidil Haram.
Pengambilan Miqat di Bir Ali ini sekaligus menjadi titik tolak pertama bagi kloter YIA 1 untuk melaksanakan rangkaian ibadah lainnya, termasuk tawaf, sa’i, serta wukuf di Arafah pada hari berikutnya. Menurut laporan Kementerian Agama, seluruh jamaah diperkirakan akan menyelesaikan rangkaian haji pada 8 Mei 2026, tepat enam hari setelah pengambilan Miqat.
Keberangkatan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat di Madinah, yang menandakan kebersamaan antar umat dalam melaksanakan ibadah haji. Dengan langkah pertama yang telah dilalui, para jamaah kini menatap tujuan akhir mereka: menunaikan rukun haji secara sempurna di Tanah Suci.


Komentar