Media Pendidikan – 27 April 2026 | Jakarta, 27 April 2026 – iCar resmi meluncurkan model pertamanya di Indonesia, V23, menandai langkah strategis perusahaan dalam memperkenalkan rangkaian kendaraan berbasis hierarki penamaan yang terstruktur.
Penamaan model iCar menggabungkan kombinasi huruf dan angka yang masing‑masing menyampaikan informasi tentang kelas, ukuran, serta karakteristik teknis kendaraan. Huruf “V” menandakan seri kendaraan listrik berbasis platform modular, sementara angka yang mengikutinya menunjukkan posisi dalam hierarki produk, dengan nilai yang lebih tinggi mengindikasikan segmentasi yang lebih premium atau ukuran yang lebih besar.
Dalam konteks V23, huruf “V” menegaskan bahwa mobil tersebut termasuk dalam jajaran kendaraan listrik iCar, sedangkan “23” menandakan bahwa model ini berada pada posisi menengah dalam rentang produk, di antara varian yang lebih kecil seperti V20 dan varian yang lebih besar seperti V30. Mekanisme penamaan ini membantu konsumen serta dealer untuk langsung memahami perbedaan utama antar model tanpa harus menelaah spesifikasi secara detail.
“Penamaan model iCar dirancang untuk memberikan petunjuk jelas tentang posisi dan fungsi kendaraan,” ujar juru bicara resmi iCar dalam konferensi pers di Jakarta. “Dengan sistem ini, konsumen dapat dengan mudah menilai apakah sebuah model cocok untuk kebutuhan harian, penggunaan komersial, atau segmentasi premium.”
Selain memberikan kejelasan, sistem ini juga mencerminkan strategi produksi iCar yang berfokus pada modularitas. Setiap seri “V” dibangun di atas platform yang dapat disesuaikan, memungkinkan perusahaan menurunkan biaya pengembangan sambil tetap menawarkan variasi yang luas. Angka pada model mengindikasikan varian paket baterai, kapasitas motor, dan fitur interior yang berbeda, sehingga V23 diposisikan dengan baterai berkapasitas 70 kWh dan motor listrik berdaya 150 kW, cukup untuk menempuh jarak hingga 500 km dalam satu kali pengisian.
Data resmi menunjukkan bahwa sejak peluncuran V23, permintaan awal mencapai 2.300 unit dalam minggu pertama, dengan mayoritas pemesanan berasal dari wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta. Angka ini menegaskan antusiasme pasar terhadap konsep penamaan yang transparan serta kepercayaan terhadap teknologi kendaraan listrik iCar.
Sejumlah dealer juga melaporkan bahwa sistem penamaan mempermudah proses penjualan, karena tim penjualan dapat langsung menjelaskan perbedaan utama antara V23 dan model lain hanya dengan merujuk pada kode model. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi pemasaran serta mempercepat adopsi kendaraan listrik di Indonesia.
Ke depan, iCar berencana memperluas rangkaian model dengan memperkenalkan varian V25 dan V30 pada akhir tahun 2026, yang masing‑masing akan menampilkan peningkatan kapasitas baterai hingga 80 kWh dan motor berdaya hingga 200 kW. Penerapan sistem penamaan yang konsisten diharapkan tetap menjadi fondasi utama dalam strategi peluncuran produk baru.
Dengan V23 sebagai batu loncatan, iCar tidak hanya menegaskan komitmennya dalam menyediakan mobil listrik yang dapat diandalkan, tetapi juga mengukuhkan pendekatan komunikatif yang memudahkan konsumen memahami nilai dan posisi tiap model dalam ekosistem iCar.


Komentar