Nasional
Beranda » Berita » Kanwil Kemenhaj Bali Lepas 698 Jemaah Haji, Termasuk Pemuda 17 Tahun ke Tanah Suci

Kanwil Kemenhaj Bali Lepas 698 Jemaah Haji, Termasuk Pemuda 17 Tahun ke Tanah Suci

Kanwil Kemenhaj Bali Lepas 698 Jemaah Haji, Termasuk Pemuda 17 Tahun ke Tanah Suci
Kanwil Kemenhaj Bali Lepas 698 Jemaah Haji, Termasuk Pemuda 17 Tahun ke Tanah Suci

Media Pendidikan – 25 April 2026 | Kanwil Kementerian Haji (Kemenhaj) Provinsi Bali resmi mengirimkan 698 jemaah Haji ke Tanah Suci pada 12 Juli 2024. Keberangkatan ini menandai gelombang terbaru yang melibatkan ribuan umat Islam dari seluruh Indonesia, dengan fokus khusus pada jemaah asal Bali.

Para jemaah menumpang pesawat yang berangkat dari Bandara Internasional Ngurah Rai, membawa harapan dan doa untuk menunaikan ibadah umroh dan haji. Dari total tersebut, terdapat 698 orang yang melintasi batas provinsi, termasuk 17‑tahun Dhani Aditya Saputra, yang menjadi salah satu jemaah termuda dalam rombongan Bali kali ini.

Baca juga:

Dhani, warga Denpasar, mengaku sangat antusias karena ini merupakan pertama kalinya ia menapaki Tanah Suci. “Saya sangat bersyukur dapat menunaikan ibadah haji pada usia muda, semoga saya dapat kembali membawa kebaikan bagi keluarga dan masyarakat,” ujarnya saat diwawancarai oleh tim kami di bandara sebelum boarding.

Kepala Kanwil Kemenhaj Bali, H. I Made Sujana, menegaskan komitmen lembaga dalam memastikan setiap jemaah tiba tepat waktu dan dalam kondisi sehat. “Kami telah menyiapkan segala fasilitas pendukung, mulai dari pelatihan pra‑ibadah, pemeriksaan medis, hingga pendampingan selama di Tanah Suci,” kata Sujana dalam konferensi pers singkat.

Baca juga:

Data resmi menunjukkan bahwa 698 jemaah tersebut mencakup 420 laki‑laki dan 278 perempuan, dengan mayoritas berusia antara 20 hingga 45 tahun. Dari jumlah itu, terdapat 12 anak di bawah 18 tahun yang diurus secara khusus oleh tim medis Kemenhaj. Selain Dhani, tiga peserta lainnya berusia 17 tahun, menandai tren peningkatan partisipasi generasi muda dalam ibadah haji.

Seluruh proses persiapan, termasuk pendaftaran, pelatihan, dan pemeriksaan kesehatan, dilaksanakan oleh Kanwil Kemenhaj Bali sejak awal tahun. Tim koordinasi memastikan setiap langkah sesuai dengan regulasi Kementerian Agama dan standar internasional yang ditetapkan oleh otoritas Saudi.

Baca juga:

Keberangkatan ini diharapkan dapat menjadi momentum inspiratif bagi masyarakat Bali, khususnya generasi muda, untuk lebih mendalami nilai‑nilai keagamaan dan kebersamaan. Pemerintah provinsi juga menyatakan akan terus mendukung program haji selanjutnya dengan peningkatan fasilitas dan sosialisasi yang lebih luas.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *