Nasional
Beranda » Berita » Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026: Mulai 22 April, Puncak pada 25‑26 Mei

Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026: Mulai 22 April, Puncak pada 25‑26 Mei

Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026: Mulai 22 April, Puncak pada 25‑26 Mei
Jadwal Lengkap Keberangkatan Haji Indonesia 2026: Mulai 22 April, Puncak pada 25‑26 Mei

Media Pendidikan – 15 April 2026 | Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf, mengumumkan jadwal resmi keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2026. Menurut pernyataan resmi, kloter pertama akan berangkat pada 22 April 2026, sementara periode puncak ibadah diperkirakan jatuh pada 25‑26 Mei.

Rangkaian Keberangkatan

Pengaturan jadwal ini disusun oleh Kementerian Agama sebagai upaya menyesuaikan alur kedatangan jamaah dengan kapasitas Masjidil Haram serta meminimalisir kepadatan pada hari‑hari utama. Kloter pertama yang akan meninggalkan Tanah Air pada tanggal 22 April diperkirakan terdiri atas jamaah yang telah menyelesaikan persiapan administratif dan medis.

Baca juga:

Setelah fase awal, beberapa kloter tambahan akan mengikuti jadwal yang tersebar hingga pertengahan Mei. Puncak haji, yang merupakan hari‑hari paling ramai, diprediksi berlangsung pada tanggal 25 hingga 26 Mei, di mana ribuan jamaah diperkirakan akan berada di Tanah Suci secara bersamaan.

“Kami berkomitmen memastikan proses keberangkatan berjalan lancar dan aman, serta menyesuaikan dengan kebijakan otoritas Saudi,” ujar Irfan Yusuf dalam konferensi pers yang diadakan di Kantor Kementerian Haji dan Umrah.

Baca juga:

Seluruh keberangkatan akan dimulai dari bandara-bandara utama di Indonesia, seperti Bandara Soekarno‑Hatta, Bandara Ngurah Rai, dan Bandara Sultan Hasanuddin, dengan dukungan maskapai penerbangan nasional yang telah ditunjuk. Jadwal ini juga memperhitungkan faktor cuaca serta prosedur karantina kesehatan yang masih berlaku.

Dengan adanya jadwal yang telah ditetapkan, para calon jamaah diharapkan dapat menyesuaikan persiapan fisik, mental, serta dokumen perjalanan tepat waktu. Pemerintah menegaskan bahwa semua tahapan, mulai dari verifikasi dokumen hingga pelatihan haji, akan terus dipantau untuk menghindari penundaan.

Baca juga:

Ke depan, Kementerian Haji dan Umrah akan terus menginformasikan perkembangan jadwal, termasuk penambahan kloter atau penyesuaian tanggal, sesuai dengan arahan otoritas Saudi dan kondisi domestik.

Berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *