Nasional
Beranda » Berita » Cak Imin Desak PKB Jadi Kekuatan Solutif Pemerintahan Prabowo di Tengah Ketidakpastian Global

Cak Imin Desak PKB Jadi Kekuatan Solutif Pemerintahan Prabowo di Tengah Ketidakpastian Global

Cak Imin Desak PKB Jadi Kekuatan Solutif Pemerintahan Prabowo di Tengah Ketidakpastian Global
Cak Imin Desak PKB Jadi Kekuatan Solutif Pemerintahan Prabowo di Tengah Ketidakpastian Global

Media Pendidikan – 11 April 2026 | Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, menegaskan pada Jumat, 10 April 2026, bahwa partainya bertekad menjadi kekuatan solutif dalam mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Halal Bihalal dan Penghargaan Kaderisasi yang digelar di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat.

Cak Imin menyoroti kompleksitas tantangan yang dihadapi pemerintah, mulai dari dinamika pasar global yang didominasi liberalisme hingga kebutuhan negara untuk turun tangan secara lebih aktif. Ia mencontohkan, “Pasar tidak boleh dibiarkan jalan sendiri tanpa kekuatan pengimbangnya yaitu pemerintah dan negara,” serta menekankan bahwa pola baru ini menuntut kebijakan yang tidak ringan.

Baca juga:

Pengalaman PKB dan Kesiapan Kaderisasi

Cak Imin menegaskan bahwa PKB memiliki rekam jejak bekerja sama dengan pemerintah dalam setiap periode kepemimpinan, meskipun konteksnya berbeda-beda. Ia menambah, kesiapan internal partai sangat bergantung pada proses kaderisasi yang berkelanjutan, baik secara formal maupun kultural, sehingga mampu merespons perubahan dengan cepat.

Ia juga mengingatkan bahwa situasi global saat ini tidak menentu, dengan konflik bersenjata, krisis bahan bakar, dan fluktuasi harga energi yang menambah beban ekonomi domestik. “Kita belum menaikkan BBM, namun tetap harus menanggapi keadaan yang kompleks,” ujarnya, menekankan perlunya kebijakan adaptif.

Baca juga:

Kekuatan PKB, kata Cak Imin, terletak pada jaringan kader yang terlatih dan sadar akan ketidakpastian. “Kaderisasi adalah fondasi agar partai tetap up‑to‑date dan siap menghadapi segala kondisi,” tegasnya. Program kaderisasi meliputi pelatihan kebijakan publik, manajemen krisis, serta pemahaman nilai‑nilai keagamaan yang relevan.

Pesantren sebagai Basis Kader Nasional

Sebagai bagian dari strategi, PKB mengusulkan penguatan kaderisasi berbasis pesantren. Cak Imin menjelaskan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam pembinaan karakter dan keilmuan kader, meski saat ini masih menghadapi tantangan infrastruktur. Ia menuturkan rencana pembangunan MCK di sepuluh ribu pesantren sebagai langkah teknis yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat.

Baca juga:

Kolaborasi Lintas Sektor

Cak Imin juga menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor, termasuk dengan kementerian, lembaga swadaya masyarakat, dan dunia usaha. Ia berjanji PKB akan mengajukan usulan kebijakan yang bersifat praktis, seperti program peningkatan energi terbarukan, revitalisasi sektor pertanian, serta dukungan bagi UMKM yang terdampak krisis bahan bakar. Dengan pendekatan ini, PKB berupaya menjadi jembatan antara aspirasi rakyat dan agenda pemerintahan.

Dengan menempatkan PKB sebagai kekuatan solutif, Cak Imin berharap partainya dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengatasi tantangan ekonomi, sosial, dan keamanan yang dihadapi pemerintahan Prabowo. Ia menutup pernyataannya dengan keyakinan bahwa melalui kaderisasi yang kuat dan sinergi dengan pesantren, PKB siap menjadi mitra strategis yang dapat membantu negara menavigasi masa depan yang penuh ketidakpastian.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *