Media Pendidikan – 10 April 2026 | Jetour T2, SUV baru yang diluncurkan oleh grup otomotif Chery, kembali menjadi sorotan setelah dilakukan serangkaian uji akselerasi dengan menggunakan alat pengukur berbasis GPS Racelogic. Pengujian ini mencakup dua mode penggerak utama kendaraan, yaitu Mode Normal dan Mode Sport, untuk menilai sejauh mana responsivitas mesin dan transmisi pada kondisi berkendara yang berbeda.
Metodologi Pengujian
Tim penguji menyiapkan kendaraan pada kondisi standar pabrik, dengan tekanan ban, beban penumpang, dan suhu lingkungan yang seragam. Alat Racelogic, yang mengandalkan sinyal GPS dengan kecepatan pembacaan hingga 0,01 detik, dipasang pada dashboard untuk merekam data kecepatan secara real‑time. Pengujian dilakukan pada trek lurus datar, dimulai dari posisi diam hingga mencapai kecepatan 100 km/h. Setiap mode – Normal dan Sport – diuji tiga kali secara berurutan, kemudian nilai rata‑rata diambil untuk mengurangi variabilitas.
Hasil Pengukuran
Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa Jetour T2 memberikan akselerasi yang cukup responsif pada kedua mode. Pada Mode Normal, kendaraan mencatat waktu tempuh 0‑100 km/h sekitar 10,8 detik, sementara Mode Sport mempercepat waktu tersebut menjadi sekitar 10,2 detik. Selisih waktu sekitar 0,6 detik mengindikasikan peningkatan respons mesin dan kurva transmisi yang lebih agresif saat Sport diaktifkan.
Selain kecepatan, data akselerasi lateral juga dianalisis. Pada Mode Sport, kendaraan menunjukkan peningkatan gaya dorong (torque) yang terasa lebih tajam pada pedal gas, memberikan sensasi mengemudi yang lebih dinamis. Namun, perbedaan tersebut tidak signifikan hingga menimbulkan konsumsi bahan bakar yang jauh lebih tinggi; konsumsi rata‑rata tetap berada pada kisaran 7,5 L/100 km pada kedua mode dalam kondisi pengujian.
Interpretasi dan Implikasi Bagi Konsumen
Responsivitas yang ditunjukkan Jetour T2 dalam kedua mode menegaskan bahwa kendaraan ini telah dirancang dengan fokus pada keseimbangan antara kenyamanan berkendara harian dan performa sporty. Mode Normal cocok untuk penggunaan rutin di perkotaan, memberikan akselerasi yang halus tanpa menimbulkan kelelahan pada pengemudi. Sementara Mode Sport, dengan peningkatan respons gas dan percepatan yang lebih cepat, memberikan pilihan bagi pengemudi yang menginginkan sensasi mengemudi yang lebih hidup, terutama pada jalur terbuka atau saat menyalip.
Penggunaan alat Racelogic berbasis GPS menambah kredibilitas hasil karena teknologi tersebut telah diakui secara luas dalam dunia otomotif untuk mengukur performa kendaraan dengan akurasi tinggi. Data yang diperoleh dapat dijadikan acuan bagi calon pembeli Jetour T2 untuk menilai apakah kendaraan ini memenuhi ekspektasi mereka terkait kecepatan respons dan efisiensi bahan bakar.
Secara keseluruhan, Jetour T2 menampilkan akselerasi yang memadai pada Mode Normal maupun Sport, dengan perbedaan waktu 0‑100 km/h yang cukup terasa namun tetap berada dalam standar kelasnya. Hal ini menegaskan posisi Jetour T2 sebagai pilihan SUV yang kompetitif di pasar otomotif Indonesia, terutama bagi konsumen yang mengutamakan kombinasi kenyamanan, efisiensi, dan sedikit sentuhan sportiness.


Komentar