Media Pendidikan – 23 Mei 2026 | Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) telah mengungkapkan 8 fakta terkait kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur. Kecelakaan ini terjadi karena beberapa faktor, termasuk kereta yang melaju lebih cepat dari jadwal sekitar 3 menit, serta masalah komunikasi antara pengawas dan pengemudi. Menurut KNKT, ‘kecelakaan ini bisa dicegah jika ada komunikasi yang baik antara pengawas dan pengemudi’. Selain itu, sinyal hijau juga menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan ini.
Data dari KNKT menunjukkan bahwa KA Argo Bromo Anggrek tiba di stasiun Bekasi Timur sekitar 3 menit lebih cepat dari jadwal. Hal ini menyebabkan pengemudi KRL tidak memiliki waktu yang cukup untuk menghindari tabrakan. KNKT juga menemukan bahwa ada masalah komunikasi antara pengawas dan pengemudi KA Argo Bromo Anggrek, yang menyebabkan pengemudi tidak mengetahui adanya KRL di jalur yang sama.
KNKT telah melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan ini. Dari hasil penyelidikan, KNKT menemukan bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan kecelakaan ini, termasuk kecepatan KA Argo Bromo Anggrek yang melebihi batas, serta masalah komunikasi antara pengawas dan pengemudi.


Komentar