Media Pendidikan – 02 Juli 2026 | Sebanyak 637 tokoh dunia dari berbagai latar belakang profesi dan bisnis berpartisipasi dalam kampanye kemanusiaan untuk mendukung kesejahteraan atlet paralimpik internasional. Pendiri Maria Monique Last Wish Foundation, Natalia Tjahja, menggagas program sosial tanpa unsur komersial ini.
Inisiasi ini diluncurkan melalui kolaborasi bersama lembaga ASEAN Para Sports Federation (APSF) di Singapura. Peluncuran tersebut didukung penuh oleh organisasi National Paralympic Committee (NPC) Singapore dan mitra lainnya. Pihak Singapore Disability Sports Council (SDSC) turut menghadiri acara peresmian gerakan kemanusiaan global tersebut.
Presiden International Paralympic Committee (IPC), Andrew Parsons, memberikan tiga pesan inspiratif untuk memulai gerakan. "There is Strength in Difference. Diversity is a Fact, Inclusion is a Choice. Paralympic Games is Transformational Sports on Earth," kata Andrew Parsons.
Konser internasional diselenggarakan di Jakarta pada hari Sabtu, 31 Januari 2026, untuk mengapresiasi tokoh-tokoh tersebut. Apresiasi tersebut diberikan kepada 27 tokoh Indonesia dari berbagai latar belakang profesi dan bisnis. Presiden Asian Paralympic Committee, Majid Rashed, menyampaikan pesan penting dalam pelaksanaan konser amal di Jakarta.
"Our Athletes are the Backbone of the Paralympic Movement. Empowering Athletes is Not Just Our Vision but Our Promise for the Future. True Success is Measured Not Just in Medals but in the Systems We Build Together, Because Together We Are Stronger," kata Majid Rashed.
Raja Sapta Oktohari ditunjuk menjadi pemimpin olahraga Indonesia pada gerakan amal ini. Sejumlah tokoh terkemuka dari berbagai negara juga telah bergabung dalam kegiatan sosial berskala global.
Inisiator gerakan kemanusiaan global, Natalia Tjahja, mengapresiasi seluruh tim kerja atas keberhasilan konser amal. Pihak penyelenggara merilis pernyataan tertulis pada hari Kamis, 2 Juli 2026 terkait kampanye olahraga.
"Saya ucapkan terima kasih kepada Sari Pacific Jakarta Autograph Collection dan tim inti International Charity Concert 100 CTFP," ujar Natalia.


Komentar