Media Pendidikan – 15 Juni 2026 | Perkembangan nota kesepahaman damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran masih terus berkembang, namun masih ada ketidakpastian dalam menjalankan perjanjian tersebut. Arab Saudi menyambut baik perjanjian tersebut, tetapi Israel menolak untuk bergabung. Kata Menteri Luar Negeri Arab Saudi, Faisal bin Farhan al-Saud, bahwa perjanjian tersebut merupakan langkah positif untuk meningkatkan hubungan diplomatik dengan AS.
Sementara itu, Menteri Luar Negeri Israel, Yair Lapid, menolak untuk bergabung dalam perjanjian tersebut. Lapid mengatakan bahwa Israel tidak akan bergabung dalam perjanjian yang tidak mengakui eksistensi Israel.
Perjanjian damai AS-Iran telah menimbulkan perdebatan di kalangan negara-negara di Timur Tengah. Arab Saudi dan Israel merupakan dua negara yang paling tidak setuju dengan perjanjian tersebut. Meskipun demikian, AS tetap berkomitmen untuk menjalankan perjanjian tersebut.
- Arab Saudi menyambut baik perjanjian damai AS-Iran.
- Israel menolak untuk bergabung dalam perjanjian tersebut.
- Perjanjian damai AS-Iran masih menimbulkan perdebatan di kalangan negara-negara di Timur Tengah.


Komentar