Media Pendidikan – 09 Mei 2026 | Surabaya telah menjadi sasaran empuk bagi sindikat scam internasional yang beroperasi dengan modus licik. Mereka menyamar sebagai aparat kepolisian untuk menipu dan mengintimidasi korban di luar negeri. Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan mengungkap bahwa para pelaku menggunakan teknik ini untuk memperoleh keuntungan finansial yang besar.
Korban-korban yang menjadi sasaran sindikat ini diperas ratusan juta rupiah. Mereka biasanya dihubungi melalui telepon atau email, kemudian dimanipulasi untuk melakukan transfer uang ke rekening yang dimiliki oleh para pelaku. Modus operandi ini sangat berbahaya karena para pelaku dapat dengan mudah menghilang setelah melakukan penipuan.
Luthfie Sulistiawan mengatakan, “Kita harus waspada dan tidak mudah percaya pada orang yang mengaku sebagai polisi. Jika ada yang menghubungi Anda dan mengaku sebagai polisi, sebaiknya Anda menghubungi kantor polisi terdekat untuk memverifikasi identitas mereka.”
Untuk mencegah penipuan seperti ini, masyarakat perlu meningkatkan kesadaran dan kewaspadaan. Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak jelas dan selalu memverifikasi identitas orang yang menghubungi Anda.


Komentar