Media Pendidikan – 12 April 2026 | Suasana siang di Pondok Pesantren Al Mubarok, Desa Klodran, Kecamatan Colomadu, Kabupaten Karanganyar, berubah menjadi lebih ceria setelah Program Makan Bergizi Gratis (MBG) resmi hadir. Program yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto ini mulai dirasakan dampaknya sejak Sabtu, 11 April 2026, ketika para santri dan santriwati menyambut hidangan bergizi yang disajikan setiap hari.
Ramadika, seorang santri berusia delapan tahun, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran MBG. Ia berkata, “Dari kami yang ada di pondok pesantren, dengan adanya MBG dari pemerintah itu sangat‑sangat bersyukur, karena dari segi kebutuhan pondok pesantren memang kami sangat membutuhkan MBG.” Bagi Ramadika, program ini tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan gizi, melainkan juga menjadi bukti nyata kepedulian pemerintah terhadap pesantren yang seringkali menghadapi keterbatasan fasilitas.
Selain menegaskan manfaat gizi, para santri menyoroti variasi menu harian yang berbeda‑beda. Menurut mereka, perubahan menu setiap hari menumbuhkan rasa penasaran dan antusiasme untuk mencoba hidangan baru. Salah satu santriwati menambahkan, “Senang banget (dapat MBG). Senangnya kita dapat menu‑menu baru dan juga variasi buat kita,” serta menambahkan bahwa variasi tersebut memberi inspirasi untuk mengembangkan menu di lingkungan pesantren mereka sendiri.
Program MBG dirancang untuk menjangkau lembaga pendidikan nonformal, termasuk pesantren, dengan tujuan meratakan akses nutrisi bagi semua anak didik. Hingga kini, program tersebut telah melibatkan lebih dari 1.200 pesantren di seluruh Indonesia, dengan rencana ekspansi ke ribuan lembaga lainnya dalam beberapa tahun ke depan. Setiap hari, ribuan porsi makanan bergizi disalurkan, mencakup sumber protein, karbohidrat, serta sayuran segar yang disesuaikan dengan standar gizi nasional.
Para santri berharap program ini tidak berhenti di Karanganyar. Ramadika menyampaikan harapannya agar MBG terus meluas, sehingga lebih banyak pesantren dan sekolah dapat merasakan manfaatnya. Ia menutup dengan ucapan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, “Saya santri mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas Program MBG yang sangat bermanfaat bagi kami semua.”
Dengan respons positif dari para penerima manfaat, pemerintah menegaskan komitmen untuk memperkuat jaringan distribusi makanan bergizi, meningkatkan kualitas bahan baku, serta menambah variasi menu agar tetap menarik bagi anak‑anak muda. Jika tren ini berlanjut, MBG dapat menjadi model kebijakan gizi yang dapat diadopsi oleh daerah lain, memperkuat ketahanan gizi nasional sekaligus meningkatkan prestasi belajar di lingkungan pendidikan formal dan nonformal.


Komentar