Media Pendidikan – 11 April 2026 | Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyatakan dukungannya terhadap upaya pembersihan ikan sapu-sapu secara masif yang tengah digalakkan di beberapa titik perairan ibu kota. Pernyataan tersebut disampaikan pada perayaan Hari Kedua Lebaran Betawi di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu 11 April 2026, setelah ia memantau langsung kegiatan penangkapan yang dilakukan oleh jajaran pemerintah kota bersama petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).
Pramono menuturkan, “Saya melihat aksi penangkapan ikan sapu-sapu di depan Grand Hyatt dan Plaza Indonesia, di mana wali kota bersama PPSU berhasil menangkap sejumlah ikan tersebut.” Ia menekankan bahwa ikan sapu-sapu merupakan spesies invasif asal Amerika Selatan yang memiliki daya tahan luar biasa serta pola makan yang tidak selektif, sehingga dapat mengancam keseimbangan ekosistem perairan Jakarta.
Ancaman Ikan Sapu-sapu terhadap Ekosistem dan Kesehatan
Keberadaan ikan sapu-sapu yang memakan hampir segala jenis bahan organik, termasuk limbah industri, memperparah kontaminasi di sungai-sungai Jakarta. Jika dibiarkan, ikan-ikan lokal seperti wader berpotensi terancam punah karena kompetisi makanan dan perubahan kualitas air. Oleh karena itu, Pramono menegaskan pentingnya tindakan pembersihan masif untuk menurunkan populasi ikan invasif tersebut.
Operasi penangkapan yang dilakukan PPSU Gondangdia bersama petugas gabungan di aliran sungai depan mal di kawasan Bundaran HI pada 10 April 2026 menjadi contoh konkret upaya tersebut. Warga setempat juga turut berpartisipasi dengan menunjukkan hasil tangkapan ikan sapu-sapu di aliran Kali Bekasi, Margahayu, Bekasi Timur, pada awal bulan April.
Pramono menutup pernyataannya dengan menekankan bahwa eradikasi massal harus dilaksanakan secara terkoordinasi, mengingat dampak ekologis dan kesehatan yang signifikan. Ia mengajak seluruh pihak, termasuk komunitas ilmiah dan masyarakat, untuk mendukung program ini demi memulihkan kualitas perairan dan melindungi kesehatan warga Jakarta.
Upaya pengendalian ikan sapu-sapu di Jakarta mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan lingkungan perkotaan. Dengan dukungan gubernur dan kolaborasi lintas sektor, diharapkan populasi ikan invasif dapat ditekan, ekosistem perairan pulih, dan risiko paparan logam berat pada manusia berkurang.


Komentar