Ekonomi
Beranda » Berita » Penerima Bansos Triwulan II 2026 Bertambah 25.000 KPM Baru, Cek Statusmu Sekarang

Penerima Bansos Triwulan II 2026 Bertambah 25.000 KPM Baru, Cek Statusmu Sekarang

Penerima Bansos Triwulan II 2026 Bertambah 25.000 KPM Baru, Cek Statusmu Sekarang
Penerima Bansos Triwulan II 2026 Bertambah 25.000 KPM Baru, Cek Statusmu Sekarang

Media Pendidikan – 15 April 2026 | Jakarta, 15 April 2026Kementerian Sosial resmi mengumumkan penambahan 25.000 keluarga penerima Kartu Prakerja Mandiri (KPM) pada periode Bansos Triwulan II 2026. Penambahan ini menandai upaya pemerintah memperluas jangkauan bantuan sosial di tengah tekanan inflasi dan biaya hidup yang terus meningkat. Masyarakat yang ingin memastikan apakah termasuk dalam daftar baru dapat memeriksa status secara daring melalui portal resmi Kementerian Sosial.

Pengumuman tersebut diluncurkan pada Senin (15/04/2026) melalui kanal berita resmi kementerian dan didukung oleh data verifikasi yang melibatkan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesejahteraan Sosial. Total penerima KPM pada triwulan ini diperkirakan mencapai lebih dari 1,2 juta keluarga, dengan tambahan 25.000 KPM baru menambah cakupan program sekitar 2,1 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Baca juga:

Proses pendaftaran kembali dibuka pada awal April dan mengutamakan keluarga dengan pendapatan di bawah garis kemiskinan nasional, rumah tangga yang kehilangan pekerjaan, serta wilayah terdampak bencana alam. “Kami berkomitmen memastikan bantuan tepat sasaran dan dapat dinikmati oleh mereka yang paling membutuhkan,” ujar Kepala Biro Program Sosial Kementerian Sosial, Budi Santoso, dalam konferensi pers virtual.

Untuk memeriksa status, warga dapat mengakses situs resmi Kementerian Sosial, memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) serta nomor KPM yang dimiliki. Sistem akan menampilkan hasil secara real time, memudahkan penerima potensial mengetahui kelayakan mereka tanpa harus datang ke kantor kecamatan. “Saya berharap bantuan ini dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga kami,” kata Siti Nurhaliza, seorang ibu rumah tangga dari Kabupaten Lampung yang baru saja terdaftar sebagai penerima KPM.

Baca juga:

Penambahan 25.000 KPM baru diperkirakan akan mengalirkan tambahan anggaran sebesar Rp1,5 triliun ke dalam program bantuan sosial triwulanan. Angka ini sejalan dengan alokasi APBN 2026 yang menekankan peningkatan kesejahteraan sosial, khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan perlindungan sosial. Pemerintah menargetkan agar seluruh bantuan dapat sampai ke tangan penerima paling lambat tiga hari kerja setelah verifikasi selesai.

Pengawasan dan akuntabilitas tetap menjadi fokus utama. Kementerian Sosial menjanjikan audit independen serta pelaporan publik secara berkala untuk memastikan tidak terjadi penyalahgunaan dana. Dengan penambahan KPM ini, diharapkan tingkat kemiskinan relatif dapat turun sedikit demi sedikit, sekaligus menstimulasi pertumbuhan ekonomi mikro melalui peningkatan daya beli rumah tangga.

Baca juga:

Ke depan, kementerian berencana memperluas cakupan program ke wilayah-wilayah paling terpencil dan menambah jenis bantuan, termasuk bantuan pangan dan subsidi listrik. Masyarakat diimbau terus memantau pengumuman resmi dan melakukan pengecekan status secara rutin untuk memastikan tidak ketinggalan manfaat program.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *