Daerah
Beranda » Berita » Pasar Jaya Gandeng ITB Tambah 5 Truk Baru, Bersihkan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Pasar Jaya Gandeng ITB Tambah 5 Truk Baru, Bersihkan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Pasar Jaya Gandeng ITB Tambah 5 Truk Baru, Bersihkan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati
Pasar Jaya Gandeng ITB Tambah 5 Truk Baru, Bersihkan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Media Pendidikan – 01 Mei 2026 | Jakarta, 1 Mei 2026 – Perumda Pasar Jaya mengumumkan kerja sama strategis dengan Institut Teknologi Bandung (ITB) serta penambahan lima unit truk pengangkut sampah untuk mengatasi penumpukan limbah di Pasar Induk Kramat Jati. Langkah ini bertujuan menghapus stigma kumuh dan meningkatkan standar kebersihan pasar tradisional terbesar di kota.

Kronologi Kolaborasi dan Penambahan Armada

Kolaborasi antara Pasar Jaya dan ITB resmi diluncurkan pada awal bulan ini setelah serangkaian pertemuan teknis antara pejabat Perumda dan fakultas Teknik Lingkungan ITB. Dalam kesepakatan tersebut, tim ahli ITB akan memberikan rekomendasi teknis terkait pengelolaan sampah, optimasi rute pengangkutan, serta pelatihan bagi petugas kebersihan pasar.

Baca juga:

Sejalan dengan itu, Pasar Jaya menambah lima truk baru yang dilengkapi dengan sistem pemampatan sampah modern. Penambahan armada ini meningkatkan kapasitas penanganan limbah harian pasar dari sekitar 1.200 kilogram menjadi lebih dari 2.500 kilogram, menurunkan risiko penumpukan sampah yang selama ini menjadi keluhan utama pedagang dan pengunjung.

Tujuan Utama dan Harapan

Target utama program ini adalah menghilangkan citra kumuh yang selama ini melekat pada Pasar Induk Kramat Jati, salah satu pasar tradisional terpadat di Jakarta Timur. Dengan dukungan teknologi dari ITB, diharapkan proses pemilahan dan penanganan sampah menjadi lebih efisien, serta dapat menjadi contoh bagi pasar-pasar lain di wilayah metropolitan.

Baca juga:

“Kami bertekad mengubah citra pasar menjadi lebih bersih dan nyaman, serta memberikan rasa aman bagi pedagang dan konsumen,” ujar Kepala Perumda Pasar Jaya, Budi Santoso, dalam konferensi pers di kantor pusat Pasar Jaya. “Kerjasama dengan ITB memberikan kami insight ilmiah yang sangat diperlukan untuk mengoptimalkan operasional kebersihan.”

Data Pendukung dan Implementasi

ITB akan mengirim tim riset yang terdiri dari lima peneliti selama tiga bulan pertama untuk memantau efektivitas rute baru, serta memberikan pelatihan langsung kepada operator truk dan petugas kebersihan pasar. Hasil evaluasi akan dilaporkan kepada pihak Pasar Jaya pada akhir kuartal pertama 2026.

Baca juga:

Perkembangan Selanjutnya

Program ini direncanakan akan berlanjut hingga akhir tahun 2026 dengan kemungkinan penambahan fasilitas daur ulang di area pasar. Pihak pengelola berharap bahwa peningkatan kebersihan tidak hanya mengurangi bau tidak sedap, tetapi juga meningkatkan daya tarik pembeli, yang pada gilirannya dapat meningkatkan omzet pedagang sekitar 10‑15 persen.

Dengan dukungan teknologi, penambahan armada, dan komitmen bersama, Pasar Jaya berharap dapat menjadi model pengelolaan sampah pasar tradisional yang dapat direplikasi di kota‑kota lain.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *