Media Pendidikan – 26 April 2026 | Atlet berkuda Indonesia, Nusrtdinov Zayan Fatih, berhasil meraih posisi ketiga pada Asian Equestrian Federation Mantena Cup kategori internasional CSI1*-B yang diselenggarakan di Tashkent, Uzbekistan, pada 26 April 2026.
Kejuaraan tersebut menampilkan sepuluh peserta dari sembilan negara Asia, dengan mayoritas kontestan berasal dari negara Arab. Indonesia mengirim tiga atlet muda, termasuk Dinov, yang bersaing melawan penunggang senior berpengalaman.
Dinov tiba di Tashkent pada 22 April 2026 untuk melakukan adaptasi teknik lapangan. Sistem “kuda pinjam” diberlakukan, sehingga setiap joki harus menunggangi kuda hasil drawing. Dinov mengakui tantangan tersebut: “Waktu persiapan memang sangat minim dan menjadi tantangan tersendiri saat proses adaptasi dengan kuda hasil drawing. Saya juga merasa sangat beruntung karena didampingi oleh pelatih berkuda asal Uzbekistan, Bekzod Kurbanov yang banyak membantu saya pada saat beradaptasi dengan kuda disana,” ujarnya.
Dalam babak final, Dinov menunggangi kuda berinisial Jangcy L dan mencatat waktu 56,96 detik tanpa kesalahan. Waktu tersebut menempatkannya di posisi ketiga, di belakang joki Dilshod Shokirov (54,91 detik) dan Anna Sigidina (55,58 detik) yang menempati urutan pertama dan kedua.
Keberhasilan Dinov mendapat pujian dari Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi). Ia menyatakan terima kasih kepada Pordasi dan semua pihak yang mendukung sejak keberangkatan hingga pelaksanaan kejuaraan.
Sebelum kejuaraan internasional, proses seleksi nasional dilakukan pada Patriot Equifest periode 9‑12 April 2026, yang menjadi ajang saringan bagi atlet yang akan mewakili Indonesia. Pencapaian ini menjadi “kado manis” bagi perkembangan cabang olahraga ketangkasan berkuda di tanah air.
Dengan medali perunggu ini, Nusrtdinov Zayan Fatih tidak hanya mengibarkan bendera Merah Putih di panggung internasional, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang kompetitif dalam kompetisi berkuda Asia.


Komentar