Hiburan
Beranda » Berita » Kucing Oranye Raksasa Rebahan di Yogyakarta Viral, Netizen Anggap AI

Kucing Oranye Raksasa Rebahan di Yogyakarta Viral, Netizen Anggap AI

Kucing Oranye Raksasa Rebahan di Yogyakarta Viral, Netizen Anggap AI
Kucing Oranye Raksasa Rebahan di Yogyakarta Viral, Netizen Anggap AI

Media Pendidikan – 17 April 2026 | Media sosial kembali diguncang oleh sebuah video yang menampilkan seekor kucing berwarna oranye berukuran raksasa sedang berbaring santai di sebuah sudut Yogyakarta. Video tersebut pertama kali muncul pada 17 April 2026 dan dengan cepat memperoleh jutaan tayangan, memicu perbincangan hangat di berbagai platform daring.

Kejadian ini menarik perhatian karena ukuran kucing yang tampak jauh melampaui ukuran kucing pada umumnya. Banyak pengguna menilai bahwa kucing tersebut seolah-olah berukuran setara dengan anjing besar, sehingga menimbulkan rasa penasaran sekaligus keheranan.

Baca juga:

Sejumlah komentar menyiratkan dugaan bahwa video tersebut merupakan hasil manipulasi digital atau kecerdasan buatan (AI). Salah satu netizen menulis, “Saya tidak percaya ini nyata, terlihat seperti CGI,” menggambarkan skeptisisme yang meluas. Pada saat yang sama, sejumlah lain berpendapat bahwa kucing tersebut memang merupakan contoh kelainan genetik yang langka.

Dalam menanggapi hebohnya video, pemilik akun yang mengunggah menyatakan bahwa rekaman tersebut diambil secara spontan di sebuah gang di kawasan Kotagede, Yogyakarta, pada sore hari. Ia menegaskan bahwa tidak ada proses editing khusus, melainkan hanya kamera ponsel biasa yang menangkap momen tersebut.

Baca juga:

Data statistik awal menunjukkan bahwa video tersebut telah dibagikan lebih dari 500 ribu kali dalam 24 jam pertama, dengan mayoritas penonton berasal dari Indonesia, khususnya daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tingkat interaksi (like, komentar, dan share) mencapai angka tertinggi dalam kategori heboh video hewan pada bulan April 2026.

Seiring berjalannya waktu, para pakar digital forensik mulai melakukan analisis terhadap rekaman tersebut. Hasil sementara mengindikasikan bahwa tidak ada bukti manipulasi visual yang signifikan, meskipun kualitas video tetap menjadi pertanyaan karena resolusi yang masih rendah. Penelitian lanjutan dijadwalkan akan dilaksanakan pada akhir bulan ini untuk memastikan keaslian gambar.

Baca juga:

Kesimpulannya, fenomena video kucing oranye raksasa ini menegaskan kembali kekuatan media sosial dalam menyebarkan konten yang menimbulkan spekulasi teknologi. Apapun kebenarannya, video ini berhasil menarik ribuan mata dan menjadi perbincangan utama di kalangan netizen Indonesia pada awal April 2026.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *