Media Pendidikan – 19 April 2026 | Veteran drummer Slank, Bimbim, baru-baru ini mengungkapkan kembali kenangan mengenai honor pertamanya saat manggung di Malang pada awal 1990-an. Pada tahun 1990, Slank menerima honor sebesar Rp5 juta untuk penampilan di kota tersebut, angka yang pada masa itu dianggap luar biasa bagi sebuah band rock yang masih dalam tahap awal karier.
Kronologi Honor Pertama
Perjalanan Slank ke Malang dimulai ketika mereka diundang untuk mengisi acara musik di sebuah arena lokal. Saat itu, industri musik Indonesia belum sekomersial sekarang, dan honor sebesar Rp5 juta menjadi puncak pencapaian finansial bagi band yang baru merintis. “Saat itu honor Rp5 juta terasa luar biasa bagi kami,” ujar Bimbim dalam wawancara terbarunya. Angka tersebut tidak hanya menandai keberhasilan finansial, tetapi juga mengukuhkan posisi Slank sebagai aktor penting dalam kancah musik rock Indonesia.
Honor tersebut setara dengan nilai tukar pada era 1990, di mana Rp5 juta memiliki daya beli yang signifikan. Jika dihitung secara inflasi, nilai tersebut dapat mencapai puluhan juta rupiah dalam nilai uang kini, menegaskan betapa fantastisnya nominal itu pada masanya.
Kembalinya Slank ke Malang
Setelah lebih dari dua dekade, Slank kembali menjejakkan kaki di Malang pada tahun 2024, menyusul konser terakhir mereka di kota itu pada tahun 2017. Penampilan terbaru ini menjadi momen nostalgia bagi para penggemar yang masih mengingat honor pertama tersebut. Kembalinya Slank tidak hanya sekadar konser, melainkan juga penghormatan terhadap sejarah panjang mereka di kota asal penonton setia.
Data resmi menunjukkan bahwa konser Slank di Malang 2024 menarik ribuan penonton, menandakan bahwa popularitas mereka tetap tinggi meski telah melewati tiga puluh tahun sejak honor pertama tersebut dibayarkan. Selain itu, penjualan tiket dan merchandise pada konser terbaru mencatat peningkatan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Dalam perbincangan singkat, Bimbim menambahkan, “Honor itu memang besar pada waktu itu, tapi lebih dari uang, itu simbol kepercayaan publik pada musik kami.” Pernyataan ini menegaskan bahwa nilai honor tidak hanya terletak pada angka, melainkan pada pengakuan industri dan penikmat musik.
Secara keseluruhan, kisah honor Rp5 juta di Malang tahun 1990 menjadi bagian penting dalam narasi perjalanan Slank. Dari honor pertama yang fantastis hingga kembalinya mereka ke panggung yang sama, cerita ini menggambarkan evolusi musik rock Indonesia serta daya tahan popularitas Slank selama lebih dari tiga dekade.


Komentar