Media Pendidikan – 20 April 2026 | Jakarta – Hino Motors Sales Indonesia (HMSI) mengumumkan pencapaian signifikan dalam upaya meningkatkan kandungan lokal pada seri 300, dengan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) melampaui 71 persen. Pencapaian ini merupakan hasil strategi produksi dalam negeri yang intensif sejak awal tahun 2023, termasuk penambahan lini perakitan dan kerja sama lebih luas dengan pemasok domestik.
Peningkatan Kandungan Lokal pada Seri 300
Seri 300, yang mencakup truk ringan dan medium, kini diproduksi lebih banyak di pabrik HMSI yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat. Dengan menambah kapasitas perakitan serta memperluas jaringan pemasok komponen domestik, HMSI berhasil menurunkan ketergantungan pada impor. Data internal menunjukkan bahwa pada kuartal kedua 2024, TKDN pada seri ini mencapai 71,4 persen, naik hampir 15 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya. Komponen utama seperti mesin diesel, transmisi manual dan otomatis, serta sistem rem kini dipasok oleh produsen Indonesia yang telah memenuhi standar kualitas Hino.
“Komitmen kami adalah memperkuat ekosistem industri otomotif nasional melalui peningkatan TKDN, sehingga produk Hino tidak hanya kompetitif secara harga, namun juga memberikan nilai tambah bagi perekonomian dalam negeri,” ujar Budi Santoso, General Manager HMSI, dalam konferensi pers di Jakarta pada 18 April 2024.
Peningkatan produksi juga berdampak pada penyerapan tenaga kerja lokal. HMSI menambah lebih dari 500 karyawan baru di lini perakitan dan logistik, serta melatih ribuan pekerja pemasok komponen di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya. Pelatihan ini mencakup teknologi manufaktur modern, kontrol kualitas, dan standar keselamatan kerja.
Data Pendukung dan Dampak Ekonomi
Berikut data kunci terkait pencapaian TKDN seri 300:
- TKDN tercapai 71,4 persen pada Q2 2024.
- Volume produksi meningkat 22 persen dibandingkan tahun 2023.
- Investasi fasilitas produksi sebesar Rp 850 miliar selama dua tahun terakhir.
- Penyerapan tenaga kerja tambahan sebanyak 500 orang di pabrik Cikarang.
- Pemasok lokal menyumbang lebih dari 150 komponen kritis, termasuk sistem suspensi dan elektronik kontrol.
Selain itu, peningkatan TKDN turut menurunkan biaya produksi per unit sekitar 5-7 persen, yang diharapkan dapat diteruskan kepada konsumen melalui harga yang lebih kompetitif. Pemerintah Indonesia juga memberikan insentif fiskal bagi produsen yang berhasil meningkatkan TKDN, memperkuat sinergi antara kebijakan industri dan praktik bisnis.
Prospek Kedepan
HMSI menargetkan TKDN seri 300 mencapai 80 persen pada akhir 2025 dengan melibatkan lebih banyak pemasok lokal dalam rantai pasok komponen elektronik, sistem rem ABS, dan sistem pendingin mesin. Langkah ini sejalan dengan program pemerintah “Making Indonesia 4.0” yang menekankan pada peningkatan nilai tambah produk dalam negeri serta pengembangan teknologi manufaktur canggih.
Dengan pencapaian ini, Hino memperkuat posisinya sebagai pemain utama di pasar kendaraan komersial Indonesia, sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap kemandirian industri otomotif nasional.


Komentar