Olahraga
Beranda » Berita » Gianni Infantino Kembali Maju di Pemilihan Presiden FIFA 2027, Targetkan Tiga Periode

Gianni Infantino Kembali Maju di Pemilihan Presiden FIFA 2027, Targetkan Tiga Periode

Gianni Infantino Kembali Maju di Pemilihan Presiden FIFA 2027, Targetkan Tiga Periode
Gianni Infantino Kembali Maju di Pemilihan Presiden FIFA 2027, Targetkan Tiga Periode

Media Pendidikan – 01 Mei 2026 | Gianni Infantino resmi mengumumkan pencalonannya kembali pada pemilihan Presiden FIFA 2027, menegaskan niatnya untuk mengemban jabatan ketiga setelah memimpin federasi sepak bola dunia sejak 2016. Pengumuman ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers yang dihadiri perwakilan anggota asosiasi sepak bola regional serta media internasional.

Latar Belakang Kepemimpinan Infantino

Infantino pertama kali terpilih pada Desember 2016, menggantikan Sepp Blatter yang mengundurkan diri di tengah skandal korupsi. Pada masa kepemimpinannya, ia memperkenalkan sejumlah kebijakan penting, termasuk peningkatan pendapatan melalui hak siar televisi, peluncuran kompetisi baru seperti FIFA Club World Cup yang diperluas, serta reformasi struktur kepengurusan yang menekankan transparansi dan akuntabilitas.

Baca juga:

Re‑election pada 2019 memperkuat mandatnya, dan sejak itu ia terus mendorong agenda globalisasi sepak bola, termasuk upaya meningkatkan partisipasi di negara‑negara berkembang serta menegakkan standar etika dalam organisasi. Kebijakan tersebut, meski menuai pujian di kalangan beberapa pemangku kepentingan, juga menghadapi kritik terkait beban jadwal kompetisi yang padat.

Dalam pernyataannya, Infantino menegaskan, “Saya berkomitmen melanjutkan visi FIFA untuk perkembangan sepak bola global, dengan fokus pada reformasi struktural dan peningkatan transparansi dalam setiap aspek operasional.”

Pengumuman pencalonan kembali ini menandai langkah strategis menjelang Kongres FIFA yang direncanakan berlangsung pada pertengahan 2027 di Zurich, Swiss. Sejumlah kandidat potensial telah mengindikasikan niat untuk bersaing, namun belum ada nama yang secara resmi mengajukan diri selain Infantino.

Baca juga:

Data internal FIFA menunjukkan bahwa selama dua periode kepemimpinan Infantino, pendapatan organisasi naik dari sekitar US$4,5 miliar pada 2016 menjadi lebih dari US$7 miliar pada 2023, sebagian besar berasal dari kontrak hak siar dan sponsor komersial. Selain itu, jumlah anggota asosiasi naik menjadi 211 pada akhir 2024, menandai pertumbuhan yang konsisten.

Para analis politik olahraga memperkirakan bahwa keberhasilan Infantino dalam mengamankan periode ketiga akan sangat bergantung pada dukungan mayoritas anggota konstituen, terutama dari konfederasi Asia (AFC) dan Afrika (CAF) yang kini memiliki suara lebih signifikan dalam proses voting.

Di sisi lain, kritikus menyoroti isu-isu seperti penjadwalan pertandingan yang menumpuk dan dampaknya terhadap kesejahteraan pemain. Mereka berharap bahwa jika terpilih kembali, Infantino akan mengkaji kembali kebijakan tersebut untuk menyeimbangkan pertumbuhan komersial dengan kesehatan atlet.

Baca juga:

Sejauh ini, belum ada pernyataan resmi mengenai platform kampanye detail Infantino, namun ia menyinggung akan melanjutkan proyek-proyek infrastruktur stadion di negara‑negara kurang berkembang serta memperkuat program pendidikan bagi pelatih dan ofisial.

Dengan agenda reformasi yang menjadi fokus utama, pencalonan kembali Infantino menambah dinamika politik dalam dunia sepak bola internasional menjelang pemilihan 2027. Keputusan anggota FIFA pada Kongres nanti akan menentukan arah strategi global sepak bola selama hampir satu dekade ke depan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *