Media Pendidikan – 21 Mei 2026 | Pada tahun 2024, rata-rata suhu tahunan global melampaui ambang 1,5 derajat Celsius di atas suhu era pra-industri, menurut laporan Lancet Countdown on Health and Climate Change.
Perubahan iklim bukan lagi ancaman masa depan, tetapi darurat kesehatan publik yang sedang berlangsung sekarang, di setiap negara dan di setiap lapisan masyarakat.
10 dari 15 indikator pemantauan ancaman kesehatan mencapai rekor mengkhawatirkan, termasuk perluasan penyakit bawaan vektor, polusi udara, dan hilangnya keanekaragaman hayati.
Kementerian Kesehatan RI memproyeksikan kematian terkait panas akan meningkat menjadi sekitar 53 kematian per 100.000 penduduk pada tahun 2080 jika tidak ada tindakan adaptasi yang signifikan.
Aksi iklim dan aksi kesehatan menunjuk ke arah yang sama, tetapi kecepatan adalah masalahnya. Investasi terus mengalir ke bahan bakar fosil, dan emisi masih memecahkan rekor.


Komentar