Media Pendidikan – 12 April 2026 | Petarung asal Rusia, Azamat Murzakanov, mengalami kemunduran signifikan pada laga co‑main event UFC 327 yang digelar di Miami, 12 April 2026. Sebelum pertarungan ini, rekornya tetap bersih dengan 16 kemenangan dan hanya satu kekalahan, menjadikannya salah satu kandidat kuat di divisi menengah.
Latar Belakang Kedua Petarung
Paulo Costa, yang dikenal dengan julukan “The Eraser”, masuk dengan catatan 16‑4. Ia baru saja meraih kemenangan mutlak atas Roman Kopylov pada UFC 318 di New Orleans dan sebelumnya pernah menelan dua keputusan berturut‑turut melawan Sean Strickland dan Robert Whittaker. Murzakanov, berjulukan “The Professional”, menampilkan kemenangan TKO pertama ronde melawan Aleksandar Rakic pada UFC 321 serta penaklukan Brendson Ribeiro di UFC 316.
Jalannya Pertarungan
Babak pertama dimulai dengan Costa menekan Murzakanov melalui serangkaian tendangan rendah yang keras, memaksa lawan melangkah mundur. Murzakanov berhasil membalas dengan jab yang tajam, namun Costa terus mengendalikan jarak dengan tendangan kaki ke tubuh. Sebuah insiden eye‑poke menimbulkan kontroversi, namun setelah ditinjau ternyata hanya kecelakaan, sehingga pertarungan dilanjutkan.
Pada ronde kedua, kedua petarung saling menukar pukulan dan tendangan. Murzakanov menampilkan agresivitas dengan beberapa pukulan ke badan Costa, termasuk satu uppercut yang berhasil menjatuhkan lawan sementara. Namun Costa segera bangkit, melancarkan serangkaian tendangan ke tubuh yang membuat Murzakanov terpaksa menahan serangan keras.
Ronde ketiga menjadi titik balik. Costa memanfaatkan kondisi Murzakanov yang tampak lelah dan mengalami luka di wajah. Ia mengeluarkan kombinasi tendangan kepala yang memukau, diikuti oleh satu head‑kick brutal yang langsung menukikkan Murzakanov ke matras. Wasit menghentikan pertarungan, mencatat kemenangan KO Costa pada menit akhir ronde ketiga.
Reaksi dan Dampak
Kemenangan ini menandai kekalahan pertama Murzakanov dalam karier UFC-nya, sekaligus menambah reputasi Costa sebagai penyerang mematikan di divisi menengah. Para analis memperkirakan hasil ini dapat mengubah peringkat menengah UFC, dengan Costa melaju ke peluang gelar selanjutnya.
Di media sosial, UFC menyoroti momen-momen penting pertarungan, termasuk visualisasi pukulan keras dan reaksi penonton. Video sorotan menampilkan aksi-aksi intens yang memperlihatkan kemampuan teknik kedua petarung, sekaligus menegaskan keberanian Murzakanov meski berada dalam posisi tertekan.
Setelah pertarungan, Murzakanov dijadwalkan untuk menjalani pemeriksaan medis terkait cedera lengan yang terdeteksi pada akhir ronde ketiga. Timnya menyatakan akan mengevaluasi kondisi fisik dan merencanakan langkah selanjutnya dalam kariernya.
Sementara itu, Costa mengumumkan niatnya untuk mengejar lawan berikutnya yang dapat menguji kemampuan bertahanannya, membuka peluang pertarungan melawan petarung top lainnya di divisi menengah.
UFC 327 secara keseluruhan menjadi malam penuh aksi, dengan pertarungan utama menampilkan penampilan mengesankan dari kedua bintang utama, namun sorotan utama tetap pada head‑kick mematikan yang mengakhiri harapan Murzakanov meraih gelar pertama di tingkat tertinggi.


Komentar