Media Pendidikan – 03 April 2026 | Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) 2026 kembali dibuka, dan ribuan calon mahasiswa menanti kesempatan masuk perguruan tinggi negeri favorit. Pemerintah dan Kementerian Pendidikan menegaskan bahwa seluruh proses pendaftaran dapat dilakukan secara daring, mulai dari verifikasi NISN hingga pembayaran biaya pendaftaran. Berikut rangkaian langkah yang perlu diikuti oleh siswa.
Cek NISN Secara Online
Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) merupakan identitas unik yang wajib dimiliki oleh setiap peserta UTBK SNBT. Sebelum mengisi formulir pendaftaran, siswa harus memastikan NISN mereka sudah terdaftar. Cek NISN dapat dilakukan melalui laman resmi https://nisn.data.kemdikbud.go.id/. Pengguna diminta memasukkan nama lengkap, tempat lahir, tanggal lahir, serta nama ibu kandung, kemudian menyelesaikan verifikasi captcha. Setelah menekan tombol “Cari data”, sistem akan menampilkan NISN yang bersangkutan. Data ini bersifat permanen dan berlaku seumur hidup, sehingga tidak perlu diulang setiap tahun.
Registrasi di Portal SNPMB
Setelah NISN tersedia, siswa mengakses portal SNPMB (Sistem Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru) untuk mengisi formulir pendaftaran UTBK SNBT 2026. Pada halaman utama portal, terdapat pilihan “Daftar UTBK SNBT 2026”. Calon peserta wajib mengisi data pribadi, data pendidikan, serta mengunggah dokumen pendukung seperti foto terbaru dan bukti pembayaran nantinya. Semua informasi yang dimasukkan harus konsisten dengan data yang tercatat di Kemdikbud, terutama NISN.
Pilihan Jadwal dan Lokasi Tes
Setelah formulir selesai, sistem menampilkan jadwal tes dan lokasi pusat ujian yang tersedia di seluruh Indonesia. Peserta dapat memilih slot yang paling sesuai dengan kondisi masing‑masing. Penetapan jadwal bersifat otomatis; perubahan hanya dapat dilakukan melalui permohonan khusus sebelum batas akhir yang ditentukan.
Pembayaran Biaya Pendaftaran
Biaya pendaftaran UTBK SNBT 2026 sebesar Rp200.000 harus dibayarkan setelah selesai mengisi formulir. Pembayaran dapat dilakukan melalui lima bank mitra resmi: Bank Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI. Setiap bank menyediakan beberapa kanal, antara lain aplikasi mobile banking, ATM, dan layanan teller. Berikut contoh singkat prosedur pembayaran di masing‑masing bank:
- Bank Mandiri (Livin’ by Mandiri atau ATM): Masukkan kode institusi 10000, lalu isi NISN dan kode bayar yang diberikan oleh portal SNPMB.
- Bank BRI (BRImo atau teller): Pilih menu “Tagihan” → SNPMB, masukkan kode bayar dan NISN, konfirmasi dengan PIN atau tanda tangan.
- Bank BNI (ATM, Wondr, atau teller): Pilih pembayaran pendidikan, masukkan kode bayar, NISN, dan ikuti instruksi pada layar.
- Bank BTN (ATM, Mobile Banking): Gunakan fitur “Multipayment” atau “Multibiller”, masukkan kode biller UTBK serta NISN dan kode bayar.
- Bank BSI (Mobile, ATM, atau teller): Pilih kategori akademik, masukkan kode biller 1016, NISN, dan kode bayar, lalu selesaikan transaksi.
Setelah pembayaran berhasil, sistem akan mengirimkan bukti transaksi digital yang harus disimpan sebagai syarat mengikuti ujian. Jika pembayaran tidak tercatat sebelum batas waktu yang ditetapkan, pendaftaran akan dianggap batal.
Dengan mengikuti rangkaian prosedur di atas, siswa dapat mendaftar UTBK SNBT 2026 secara lengkap tanpa harus datang ke kantor pendidikan. Pemerintah menegaskan bahwa proses daring ini bertujuan mempercepat akses pendidikan tinggi dan mengurangi beban administratif bagi calon mahasiswa.
Para peserta diharapkan memanfaatkan waktu yang tersedia, memastikan data NISN akurat, serta melakukan pembayaran tepat waktu agar tidak kehilangan kesempatan masuk perguruan tinggi impian.


Komentar