Nasional
Beranda » Berita » 324 Unit Hunian Relokasi Warga Bantaran Rel Senen Dibangun, Kolaborasi BUMN dan Angkasa Pura

324 Unit Hunian Relokasi Warga Bantaran Rel Senen Dibangun, Kolaborasi BUMN dan Angkasa Pura

324 Hunian Relokasi Warga Bantaran Rel Senen Mulai Dibangun
324 Hunian Relokasi Warga Bantaran Rel Senen Mulai Dibangun

Media Pendidikan – 03 April 2026 | Jakarta, 3 April 2026 – Pemerintah Indonesia resmi memulai pembangunan 324 unit hunian relokasi bagi warga yang tinggal di bantaran rel kereta api kawasan Senen, Jakarta Pusat. Proyek ini diharapkan dapat menyelesaikan penataan kawasan kumuh sekaligus menyediakan tempat tinggal layak bagi ribuan keluarga yang selama ini hidup dalam kondisi tidak aman.

Kolaborasi antara Kementerian PKP, BUMN, dan Pemilik Lahan

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menegaskan bahwa pembangunan hunian tersebut merupakan hasil kerja sama lintas sektor. Lahan yang akan dipergunakan dimiliki oleh PT Angkasa Pura, sementara pelaksanaan konstruksi ditangani oleh tiga Badan Usaha Milik Negara (BUMN) konstruksi: PT Hutama Karya, PT PP (Persero), dan PT Wijaya Karya (WIKA). Kepala Badan Pengelola BUMN, Dony Oskaria, menyebutkan bahwa sekitar 470 pekerja telah dikerahkan ke lokasi untuk mempercepat proses.

Baca juga:

Fasilitas dan Desain Hunian

Setiap unit dirancang sebagai hunian tapak, bukan rumah susun, guna menyesuaikan kebutuhan masyarakat yang akan direlokasi. Selain 324 rumah, proyek ini juga mencakup ruang terbuka hijau yang khusus difungsikan sebagai area bermain anak-anak, sehingga memperhatikan aspek sosial dan kesehatan bagi penghuni baru. Rencana desain telah disusun secara terukur, dengan tahapan pembersihan lahan (clearing) yang kini sedang berlangsung.

Jadwal Penyelesaian dan Penyerahan

Target penyelesaian seluruh hunian ditetapkan pada 15 Juni 2026. Setelah selesai, rumah-rumah tersebut akan langsung diserahkan kepada warga yang telah terdaftar dalam program relokasi. Menteri Sirait menambahkan bahwa proses peninjauan lahan lanjutan akan dilakukan di kawasan Tanah Abang dan Kampung Bandan, menandakan rencana perluasan program ke wilayah lain di Jakarta.

Baca juga:

Arah Kebijakan Presiden dan Dampak Sosial

Inisiatif ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan percepatan penyediaan hunian layak bagi warga pinggir rel. Presiden menginstruksikan kementerian terkait serta BUMN untuk bekerja cepat, sehingga warga tidak lagi terpaksa tinggal di lingkungan berisiko tinggi. Jika berhasil, proyek ini diharapkan menjadi contoh model kolaboratif antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta dalam mengatasi permasalahan permukiman kumuh.

Dengan dukungan sumber daya manusia yang memadai serta koordinasi antar lembaga, pembangunan 324 unit hunian relokasi di Senen menjadi langkah konkrit untuk meningkatkan kualitas hidup warga serta menata kembali kawasan strategis di pusat kota Jakarta.

Baca juga:

Berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *