Uncategorized
Beranda » Berita » Barcelona Tetap Genggam Bastoni Meski Jadi Biang Keladi Italia Gagal ke Piala Dunia 2026

Barcelona Tetap Genggam Bastoni Meski Jadi Biang Keladi Italia Gagal ke Piala Dunia 2026

Barcelona Tetap Genggam Bastoni Meski Jadi Biang Keladi Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
Barcelona Tetap Genggam Bastoni Meski Jadi Biang Keladi Italia Gagal ke Piala Dunia 2026

Media Pendidikan – 02 April 2026 | Timnas Italia mengalami kegagalan dramatis pada play‑off kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah kalah adu penalti 1‑4 melawan Bosnia dan Herzegovina. Insiden paling menonjol terjadi pada menit ke‑41 ketika bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, menerima kartu merah setelah melakukan tekel keras pada Amar Memic. Saat itu Italia tengah memimpin 1‑0 berkat gol Moise Kean pada menit ke‑15. Kekurangan satu pemain membuat Italia harus bertahan dengan 10 orang, dan Bosnia menyamakan kedudukan melalui gol Haris Tabakovic pada menit ke‑79. Setelah perpanjangan waktu, Italia gagal mengeksekusi dua tendangan penalti yang diambil Francesco Pio Esposito dan Bryan Cristante, menutup jalan mereka ke Piala Dunia 2026.

Meski menjadi sorotan negatif setelah insiden tersebut, Barcelona tidak mengubah rencana untuk merekrut Bastoni. Direktur Olahraga klub, Deco, dilaporkan telah melakukan kunjungan ke Milan untuk menjajaki kemungkinan transfer. Pelatih Hansi Flick menegaskan kebutuhan akan bek tengah kiri yang dapat mengalirkan bola dari belakang, kualitas yang sesuai dengan profil Bastoni yang berusia 27 tahun dan berada dalam fase produktif kariernya. Selain kemampuan mengatur permainan, Bastoni juga dikenal kuat dalam duel udara, menjadikannya opsi strategis untuk memperkuat lini pertahanan Barcelona di musim panas 2026.

Baca juga:

Inter Milan, pemilik kontrak Bastoni, menetapkan harga yang tinggi. Menurut laporan La Gazzetta dello Sport, klub asal Lombardy meminta sekitar 80 juta euro (sekitar Rp 1,3‑1,5 triliun). Fabrizio Romano, pakar transfer asal Italia, menegaskan bahwa 50 juta euro tidak akan cukup untuk mengamankan pemain tersebut. Romano menambahkan bahwa negosiasi mengenai kontrak dan gaji Bastoni sudah dimulai, namun belum ada kesepakatan harga antara kedua klub. Inter belum mengomunikasikan harga final, sehingga proses tawar‑menawar masih terbuka.

Baca juga:

Situasi keuangan Barcelona menjadi faktor penting dalam proses ini. Klub Spanyol masih berjuang menyeimbangkan buku setelah pembelian besar pada beberapa musim terakhir, sehingga harus mempertimbangkan dampak finansial dari transfer dengan nilai ratusan juta euro. Namun, keinginan untuk menambah kualitas di lini pertahanan dianggap lebih penting daripada risiko finansial jangka pendek, terutama mengingat ambisi klub untuk kembali bersaing di level tertinggi kompetisi domestik dan Eropa.

Baca juga:

Dengan semua faktor tersebut, kepindahan Bastoni masih tergantung pada keputusan akhir Inter mengenai harga yang diminta serta kemampuan Barcelona untuk menyesuaikan anggaran. Jika negosiasi berjalan lancar, Bastoni berpotensi bergabung dengan Barcelona pada jendela transfer musim panas 2026, memberikan tambahan pilihan taktis bagi Hansi Flick. Sebaliknya, jika harga tetap tinggi, Barcelona mungkin akan mencari alternatif lain di pasar transfer. Yang pasti, kegagalan Italia di kualifikasi tidak menghentikan minat klub Catalan terhadap pemain yang dianggap mampu meningkatkan kualitas pertahanan mereka.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *