Media Pendidikan – 04 Juli 2026 | Gunung Anak Krakatau telah dinaikkan tingkat aktivitasnya dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga) oleh Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Peningkatan ini berdampak pada kapal-kapal yang melintasi Perairan Selat Sunda, di mana mereka diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan aktivitas vulkanik.
Hal ini meliputi letusan, lontaran material vulkanik, abu vulkanik, maupun gangguan terhadap keselamatan navigasi. Nahkoda kapal diminta untuk memantau perkembangan informasi resmi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau yang diterbitkan oleh PVMBG, BMKG, dan instansi pemerintah terkait.
Para nahkoda juga diminta untuk tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau dalam radius 5 kilometer dari kawah aktif selama status Siaga masih berlaku. Selain itu, mereka diminta untuk menyusun rencana pelayaran dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, arah, serta sebaran abu vulkanik.
Jika menemukan indikasi bahaya yang berpotensi mengganggu keselamatan pelayaran, nahkoda diminta segera mengambil tindakan penghindaran dan melaporkannya kepada pihak terkait.


Komentar