Nasional
Beranda » Berita » Muhammadiyah Kritik Rencana Akmil Latih Siswa Sekolah Rakyat

Muhammadiyah Kritik Rencana Akmil Latih Siswa Sekolah Rakyat

Muhammadiyah Kritik Rencana Akmil Latih Siswa Sekolah Rakyat
Muhammadiyah Kritik Rencana Akmil Latih Siswa Sekolah Rakyat

Media Pendidikan – 04 Juli 2026 | Muhammadiyah menyoroti rencana Akademi Militer (Akmil) untuk melatih siswa sekolah rakyat. Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, menyatakan bahwa militerisasi di berbagai aspek kehidupan tidak seharusnya terjadi.

Rencana Akmil untuk melatih siswa sekolah rakyat ini telah menimbulkan kontroversi di kalangan masyarakat. Banyak yang khawatir bahwa rencana ini akan mempengaruhi kualitas pendidikan dan mengubah fokus pendidikan dari pengembangan karakter dan kemampuan siswa menjadi pelatihan militer.

Baca juga:

Data menunjukkan bahwa Indonesia memiliki sekitar 50 juta siswa sekolah dasar dan menengah. Jika rencana Akmil ini dilaksanakan, maka sekitar 10% dari total siswa tersebut akan terlibat dalam pelatihan militer.

Baca juga:

Haedar Nashir juga menekankan bahwa pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam mengembangkan karakter dan kemampuan siswa. Ia menyatakan bahwa, “Pendidikan harus menjadi prioritas utama dalam mengembangkan karakter dan kemampuan siswa, bukan pelatihan militer.”

Baca juga:

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah mengalami peningkatan dalam bidang pendidikan. Namun, rencana Akmil ini telah menimbulkan kekhawatiran bahwa pendidikan di Indonesia akan mengalami kemunduran.

Berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *