Nasional
Beranda » Berita » Pembentukan Batalion Teritorial Pembangunan TNI Dianggap Ancaman Bagi Demokrasi

Pembentukan Batalion Teritorial Pembangunan TNI Dianggap Ancaman Bagi Demokrasi

Pembentukan Batalion Teritorial Pembangunan TNI Dianggap Ancaman Bagi Demokrasi
Pembentukan Batalion Teritorial Pembangunan TNI Dianggap Ancaman Bagi Demokrasi

Media Pendidikan – 03 Juli 2026 | Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan menyoroti penolakan rakyat terhadap pembangunan Batalion Teritorial Pembangunan (BTP) di beberapa daerah, antara lain di Desa Rancapinang, Kabupaten Pandeglang, Banten, dan Desa Selosabrang, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah.

Pembentukan BTP ini dianggap sebagai ancaman bagi demokrasi di Indonesia. Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan menuntut agar pembentukan BTP ini dihentikan karena dianggap tidak sesuai dengan prinsip demokrasi.

Baca juga:

“Pembentukan BTP ini merupakan ancaman serius bagi demokrasi di Indonesia,” kata ketua Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan. “Kami menuntut agar pemerintah segera menghentikan pembentukan BTP ini dan memprioritaskan kepentingan rakyat daripada kepentingan militer.”

Baca juga:

Data menunjukkan bahwa pembentukan BTP ini telah menyebabkan penolakan dari masyarakat di beberapa daerah. Di Desa Rancapinang, misalnya, masyarakat telah melakukan demonstrasi menentang pembentukan BTP.

Baca juga:

Berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *