Nasional
Beranda » Berita » Kemhan Jelaskan Kematian Peserta Latsarmil Akibat TBC

Kemhan Jelaskan Kematian Peserta Latsarmil Akibat TBC

Kemhan Jelaskan Kematian Peserta Latsarmil Akibat TBC
Kemhan Jelaskan Kematian Peserta Latsarmil Akibat TBC

Media Pendidikan – 28 Juni 2026 | Lima orang calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan dan Kampung Nelayan Merah Putih meninggal dunia saat mengikuti Latihan Bela Negara dan Manajerial (Latsarmil). Salah satu yang meninggal bernama Novia Rahmadhani Sihotang.

Berdasarkan hasil rekam medis dokter, Novia meninggal dunia karena tuberkulosis (TBC). Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Pertahanan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, menyatakan bahwa “pada Selasa 23 Juni 2026 pukul 15.13 WIB, dokter menyatakan almarhumah meninggal dunia. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, Almarhumah meninggal dunia akibat tuberculosis”.

Baca juga:

Novia datang ke unit kesehatan dengan keluhan batuk berdahak, sesak nafas, dan demam pada Senin 22 Juni 2026. Setelah pemeriksaan awal, Novia diberikan terapi dan dipantau oleh tim medis. Namun, kondisinya memburuk pada Selasa 23 Juni 2026 dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit dr Esnawan Antariksa, Jakarta.

Baca juga:

Di Rumah Sakit, Novia menjalani pemeriksaan lanjutan, termasuk foto thorax yang menunjukkan TBC paru aktif. Pemeriksaan laboratorium dan perawatan intensif di ruang ICU isolasi juga dilakukan. Sayangnya, kondisi Novia terus memburuk hingga meninggal dunia.

Baca juga:

Tim kesehatan Kementerian Pertahanan, Letkol TNI dokter Ihsan, menyatakan bahwa pemeriksaan kesehatan sebelum mengikuti pelatihan sudah dilakukan berdasarkan aturan (SPO). Pemeriksaan tersebut meliputi laboratorium, pemeriksaan fisik, dan rontgen. Namun, pada pemeriksaan pertama, tidak ditemukan adanya TBC.

Berita Terkait

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *