Media Pendidikan – 27 Juni 2026 | Menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), dinamika internal organisasi ini kembali menjadi perhatian. Pertengkaran berkepanjangan di PBNU menyebabkan kekhawatiran di kalangan nahdliyin. Mereka berharap Muktamar ke-35 dapat menjadi momentum untuk mengakhiri konflik elite organisasi.
Saat ini, PBNU tengah mempersiapkan diri untuk melaksanakan Muktamar ke-35. Nahdliyin berharap bahwa momentum ini dapat digunakan untuk menyelesaikan konflik yang telah berkepanjangan. “Kita berharap Muktamar ke-35 dapat menjadi ajang untuk mempererat hubungan di antara nahdliyin dan menyelesaikan konflik yang ada,” kata salah seorang nahdliyin.
Dalam beberapa tahun terakhir, PBNU telah mengalami konflik internal yang cukup serius. Pertengkaran antar elite organisasi telah menyebabkan perpecahan di kalangan nahdliyin. Oleh karena itu, Muktamar ke-35 diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk memperbaiki keadaan dan memulihkan kepercayaan di antara nahdliyin.
Muktamar ke-35 PBNU akan menjadi ajang penting untuk menentukan masa depan organisasi ini. Nahdliyin berharap bahwa momentum ini dapat digunakan untuk memperkuat organisasi dan meningkatkan kinerja PBNU dalam menghadapi tantangan yang ada.


Komentar