Media Pendidikan – 26 Juni 2026 | Proyek jet tempur KF-21 yang dikembangkan bersama Indonesia dan Korea Selatan telah rampung pada Juni 2026. Namun, Indonesia tidak akan memproduksi pesawat ini sendiri, melainkan akan membelinya dari Korea Selatan.
Kepala Badan Logistik Kementerian Pertahanan, Marsdya Yusuf Jauhari, mengatakan bahwa Indonesia tidak akan melakukan produksi KF-21 bersama, tetapi langsung membelinya dari Korea Selatan.
Prototipe jet tempur KF-21 telah disepakati untuk diserahkan kepada Indonesia. Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan, Cecep Herawan, menyatakan bahwa satu dari enam prototipe KF-21 akan diserahkan kepada Indonesia.
Paket penyerahan tersebut diperkirakan bernilai 600 miliar won, yang mencakup harga pesawat sekitar 350 miliar won serta berbagai biaya pengembangan lainnya.
Proyek pengembangan bersama alutsista antara Indonesia dan Korea Selatan tak hanya soal pesawat tempur. Sebelumnya, Indonesia sukses memproduksi bersama 3 kapal selam dengan skema transfer of technology.


Komentar