Media Pendidikan – 26 Juni 2026 | Korban gempa dahsyat yang mengguncang Venezuela terus bertambah. Sehari setelah dua gempa besar mengguncang negara itu, Kamis (25/6), ribuan orang menjadi korban jiwa, sementara ratusan lainnya masih terjebak di bawah reruntuhan bangunan.
Gempa berkekuatan 7,2 magnitudo mengguncang wilayah sekitar 160 kilometer di barat Caracas pada Rabu (24/6) malam waktu setempat. Kurang dari satu menit kemudian, gempa susulan berkekuatan 7,5 magnitudo kembali mengguncang kawasan yang sama, menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS).
USGS memperkirakan bencana tersebut berpotensi menimbulkan korban jiwa dalam jumlah sangat besar. Berdasarkan pemodelan awal lembaga itu, jumlah korban diperkirakan dapat mencapai ribuan hingga lebih dari 10.000 orang.
Hingga Kamis siang waktu setempat, pemerintah Venezuela menyatakan sedikitnya 188 orang meninggal dunia, 1.520 orang terluka, dan sekitar 200 orang masih terjebak di reruntuhan bangunan.
Warga Keluhkan Lambatnya BantuanDi sejumlah wilayah terdampak, tim penyelamat bekerja sepanjang malam menyisir puing-puing bangunan. Namun di beberapa lokasi lain, warga mengaku bantuan masih sangat minim.
Bantuan Internasional Mulai BerdatanganSejumlah negara menyampaikan belasungkawa dan menawarkan bantuan kepada Venezuela. Presiden sementara Delcy Rodriguez mengatakan tim penyelamat dari berbagai negara dijadwalkan segera tiba untuk membantu proses evakuasi. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada sejumlah pemimpin dunia, termasuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin, atas dukungan yang diberikan.
PenutupGempa Venezuela merupakan salah satu bencana alam yang paling dahsyat di negara itu. Dengan korban jiwa yang terus bertambah, pemerintah Venezuela harus segera mengambil tindakan untuk membantu korban dan memulihkan negara.


Komentar