Media Pendidikan – 25 Juni 2026 | Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) membahas tentang implementasi Sustainable Aviation Fuel (SAF) atau bahan bakar penerbangan yang ramah lingkungan di Indonesia.
Penggunaan SAF dimaksudkan untuk meningkatkan daya saing industri penerbangan dalam hal transisi menuju transportasi yang berkelanjutan.
Implementasi awal SAF difokuskan pada campuran sebesar 1 persen untuk penerbangan internasional yang berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara I Gusti Ngurah Rai.
AHY mengatakan bahwa penggunaan SAF juga harus memastikan rantai pasok bahan bakar tersebut bisa dipenuhi dari dalam negeri sehingga mampu memperkuat industri energi nasional.
Tentu saja kita harapkan produksinya juga bisa hulu ke hilir di dalam negeri sendiri. Dan harus memenuhi standar kualitas.
Implementasi SAF diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi dampak lingkungan dari industri penerbangan.


Komentar