Nasional
Beranda » Berita » NU Dinilai Banyak ‘Preman’ Sebelum Muktamar ke-35

NU Dinilai Banyak ‘Preman’ Sebelum Muktamar ke-35

NU Dinilai Banyak 'Preman' Sebelum Muktamar ke-35
NU Dinilai Banyak 'Preman' Sebelum Muktamar ke-35

Media Pendidikan – 24 Juni 2026 | Lembaga pendidikan tertua di Indonesia, Nahdlatul Ulama (NU), dinilai banyak memiliki ‘preman’ yang beraktivitas dalam organisasi ini menjelang Muktamar ke-35. Menurut Lora Shofwan, posisi dan gambaran jam’iyyah NU mulai bergeser dan terlihat banyak ‘preman’ yang beraktivitas didalam jam’iyyah.

Lora Shofwan mengatakan bahwa ‘preman’ ini dapat dilihat dari cara mereka berinteraksi dengan anggota NU lainnya. Mereka seringkali menggunakan bahasa yang kasar dan bertindak dengan tidak adil terhadap anggota lain. Hal ini dapat mempengaruhi citra NU sebagai organisasi yang berkeadaban dan beretika.

Baca juga:

NU seharusnya menjadi contoh bagi masyarakat Indonesia dalam hal keadaban dan beretika. Namun, jika ‘preman’ ini terus beraktivitas, maka citra NU akan terus merosot. Oleh karena itu, perlu adanya tindakan dari pimpinan NU untuk menghilangkan ‘preman’ ini dari organisasi.

Baca juga:

Dalam beberapa tahun terakhir, NU telah mengalami beberapa perubahan positif, seperti meningkatnya partisipasi anggota dan peningkatan kualitas kegiatan keagamaan. Namun, apabila ‘preman’ ini tidak dihilangkan, maka semua usaha positif NU akan sia-sia saja.

Baca juga:

Muktamar ke-35 NU akan menjadi momen yang sangat penting bagi organisasi ini. Muktamar ini diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi NU dan membuat organisasi ini kembali menjadi contoh bagi masyarakat Indonesia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *