Media Pendidikan – 21 Juni 2026 | Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa Selat Hormuz tetap bebas dilintasi kapal laut, meskipun Iran telah mengumumkan penutupan jalur minyak strategis tersebut.
Jamuan ini terjadi pada saat-saat konflik antara Iran dan Amerika Serikat meningkat. Iran telah mengancam untuk menutup jalur minyak terpenting dunia, yang berada di bawah Selat Hormuz, jika Amerika Serikat tidak menghentikan operasi militer di wilayah tersebut.
Trump mengatakan bahwa Selat Hormuz tetap terbuka dan tidak ada alasan untuk khawatir. Namun, Iran telah mengumumkan bahwa jalur minyak tersebut akan ditutup mulai tanggal 6 Mei.
Penutupan jalur minyak ini akan memiliki dampak besar pada perdagangan dunia, karena lebih dari 20% produksi minyak dunia melewati Selat Hormuz.
Iran telah mengancam untuk menutup jalur minyak tersebut jika Amerika Serikat tidak menghentikan operasi militer di wilayah tersebut. Trump telah menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan menghentikan operasi militernya.
Kutipan Trump: ‘Selat Hormuz tetap terbuka dan tidak ada alasan untuk khawatir.’


Komentar