Media Pendidikan – 19 Juni 2026 | Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan proses rekrutmen pada lowongan kerja padat karya yang dibuka Pemprov DKI berlangsung secara terbuka dan bebas dari praktik orang dalam atau ordal.
Pramono mengatakan sistem seleksi dirancang transparan sehingga masyarakat dapat mengawasi proses penerimaan tenaga kerja tersebut.
"Kalau ini karena semua sistemnya sangat terbuka. Enggak mungkin ordal. Karena sistemnya terbuka dan orang bisa melihat, mengontrol untuk itu. Enggak ada interaksi sama sekali," kata Pramono.
Lebih lanjut ia mengatakan program tersebut disiapkan sebagai bantalan sosial bagi warga Jakarta yang belum memiliki pekerjaan.
Pramono menjelaskan, salah satu tujuan program itu adalah memberikan kesempatan kerja bagi warga Jakarta yang terdampak kondisi ekonomi dan belum memperoleh pekerjaan tetap.
"Karena memang kebutuhan untuk membuat bantalan sosial lebih baik itu diperlukan," kata Pramono.
Ia menambahkan, syarat utama untuk mengikuti program tersebut adalah memiliki KTP DKI Jakarta. Pemprov DKI juga tidak akan mensyaratkan ijazah tertentu bagi pelamar.
"Yang paling penting adalah syaratnya KTP Jakarta, tidak ditanya mengenai ijazah, dan yang lebih penting lagi mereka segera bisa bekerja," ujar Pramono.


Komentar