Media Pendidikan – 19 Juni 2026 | Seorang pejabat tinggi telah diperiksa oleh Jampidsus (Jasa Marga Periksa dan Pemberantasan Difusi) atas proyek pengadaan CCTV dan sidik jari yang diduga fiktif. Sony Sonjaya, seorang pejabat yang menjabat pada posisi tinggi, telah mengaku bahwa nilai pengadaan mencapai lebih dari Rp300 miliar.
Sony Sonjaya telah mengaku bahwa proyek tersebut telah disusun dengan sangat rinci dan telah melibatkan banyak pihak. Dia juga mengaku bahwa proyek tersebut telah memiliki justifikasi yang jelas dan telah melibatkan banyak pihak.
Penelitian yang dilakukan oleh Jampidsus telah menemukan beberapa bukti yang menunjukkan bahwa proyek tersebut mungkin memiliki motif yang tidak jelas. Bukti-bukti tersebut termasuk catatan keuangan yang tidak jelas dan penambahan nilai proyek yang tidak masuk akal.
Sebagai hasil dari penelitian ini, Sony Sonjaya telah diperiksa oleh Jampidsus dan telah diminta untuk menjelaskan keadaan proyek tersebut. Sony Sonjaya telah mengaku bahwa proyek tersebut telah disusun dengan sangat rinci dan telah melibatkan banyak pihak.


Komentar