Media Pendidikan – 16 Juni 2026 | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan bahwa pemerintah akan tetap melanjutkan kontrak impor minyak mentah jangka panjang yang telah disepakati dengan beberapa negara, meskipun jalur pelayaran di Selat Hormuz telah dibuka kembali.
Meskipun demikian, Bahlil membuka peluang bagi Indonesia untuk kembali meningkatkan impor dari kawasan Timur Tengah apabila menawarkan harga yang lebih kompetitif dibandingkan sumber pasokan lainnya. “Tapi kalau harganya lebih kompetitif, maka tidak menutup kemungkinan juga untuk kita mencoba untuk membuka akses pasar di selat di Middle East, ya,” jelasnya.
Sebelumnya, Amerika Serikat (AS) dan Iran telah mencapai kesepakatan sementara yang mencakup penghentian konflik serta pembukaan kembali Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis bagi perdagangan energi dunia.


Komentar